Anambas Terkini

Bupati Anambas Bakal Panggil Kontraktor Pelaksana RSUD Tarempa, Ternyata ini alasannya

Kontraktor pelaksana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Terempa bakal dipanggil Bupati Anambas

Bupati Anambas Bakal Panggil Kontraktor Pelaksana RSUD Tarempa, Ternyata ini alasannya
TRIBUNBATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
RSUD Tarempa di Anambas 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kontraktor pelaksana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Terempa bakal dipanggil Bupati Anambas. Pemanggilan ini dilakukan berkenaan dengan sejauh mana progres pengerjaan proyek itu menjelang RSUD yang ada di pusat kota Tarempa itu bakal beroperasi.

Seperti diketahui, lanjutan pembangunan tambahan ruang RSUD saat ini sedang dikerjakan dengan kontraktor pelaksana PT. Debitindo Jaya dengan nilai kontrak 7.419.684.440,81 Rupiah dengan waktu pelaksanaan 155 hari kalender dengan bersumber dana APBD tahun anggaran 2018.

"Kami coba koordinasi apakan bisa selesai dengan waktu yang ditentukan, sehingga bisa dioperasikan," ujar Abdul Haris Selasa (9/10/2018). ‎Ditemui sejumlah awak media, ia pun merencanakan peresmian operasional RSUD itu bakal dilakukan pada tanggal 12 November 2018 mendatang. Tidak hanya dari sisi kesiapan bangunan, kelengkapan peralatan kesehatan, menurutnya juga telah dipersiapkan untuk mendukung layanan kesehatan itu. Ia pun berharap kalau RSUD itu bisa dioperasikan pada tahun 2018 ini.

"Untuk alat kesehatan dan tenaga kesehatannya sudah dipersiapkan. Mudah-mudahan dapat beropersi pada tahun 2018 ini," ungkapnya. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas pun, sebelumnya sudah menyiapkan rencana untuk mendukung beroperasinya ‎RSUD Terempa itu.

Herianto, Kepala OPD teknis itu mengatakan ‎ untuk ketersediaan tenaga kesehatan di RSUD tersebut meliputi empat dokter umum dan 45 orang yang merupakan keseluruhan bidan dan perawat. Adapun ketersediaan dokter spesialis meliputi dokter spesialis bedah, dokter spesialis penyakit dalam, serta dokter kandungan yang sifatnya mobile dari Rumah Sakit Lapangan Palmatak.

Ia mengatakan, penambahan ruangan meliputi ruang radiologi, instalasi pemulasaran jenazah, serta ruangan central oksigen. Adapun ruangan yang mengalami perbaikan yakni instalasi listrik dan air.

"Itu yang menjadi fokus kami. Saat ini kami masih menunggu pembangunan tersebut selesai dilaksanakan," ungkapnya. Pembangunan RSUD yang dilakukan sejak kepemimpinan Tengku Mukhtaruddin dan Abdul Haris di atas proyek Waterfront City ini pun dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, alokasi dana sebesar sepuluh miliar Rupiah dikucurkan yang kemudian disusul pada tahap kedua dengan menelan anggaran empat miliar Rupiah untuk instalasi pengolahan limbah (IPAL).(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved