ANAMBAS TERKINI

Pemotongan Gaji Rp 100 Ribu Tiap Bulan Dipertanyakan, Ini Jawaban Ketua Koperasi Anambas Bermadah

Ketua Koperasi Anambas Bermadah, Masykur menjawab kegelisahan anggota koperasi Anambas Bermadah terutama terkait pemotongan gaji.

Pemotongan Gaji Rp 100 Ribu Tiap Bulan Dipertanyakan, Ini Jawaban Ketua Koperasi Anambas Bermadah
THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI
Ilustrasi rupiah 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Ketua Koperasi Anambas Bermadah, Masykur menjawab kegelisahan anggota koperasi Anambas Bermadah terutama terkait pemotongan gaji untuk simpanan wajib.

Masykur mengaku bingung terkait keluhan yang disampaikan pegawai termasuk mengenai transparansi dan belum pernah diadakannya rapat anggota.

Menurutnya, rapat koperasi baru bisa dilakukan pada rapat tahunan yang berkemungkinan akan dilakukan pada akhir tahun 2018 atau di awal Januari 2019 mendatang.

Dalam rapat tahunan‎ itu, nantinya akan terlihat besaran uang yang telah terkumpul, termasuk arah dan unit koperasi yang ingin dijalankan.

"Dalam rapat tahunan itu, di situ nampak transparannya. Hari ini sudah terkumpul lebih kurang Rp 800 juta," ujarnya, Selasa (9/10/2018).

Baca: 6 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2018 Ditutup, Simak 4 Kesalahan Pelamar saat Daftar di sscn.bkn.go.id

Baca: UPDATE GEMPA HARI INI. BMKG Catat Gempa Magnitudo 4,2 di Sidenreng Rappang Selasa Pagi Jam 08.03 WIB

Baca: Jalan Berlumpur Celakai Banyak Orang, Ini Jawaban Pemerintah Ketika Warga Minta Perbaikan

Baca: BREAKINGNEWS. Diduga Rem Blong, Sebuah Truk Masuk Parit di Dekat DC Mall Batam

Ia menjelaskan, pergerakan rencana kerja dalam koperasi harus dilakukan melalui rapat anggota tahunan.

Hal ini pula yang menjadi sebab mengapa unit usaha yang ingin dijalankan seperti alat tulis kantor dan sembako belum bisa dijalankan.

Masykur mengatakan, koperasi yang berjalan efektif pada Januari 2018 itu, mengatur besaran simpanan pokok, simpanan wajib serta simpanan sukarela untuk PNS dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang menjadi anggota koperasi.

Adapun besaran simpanan pokok PNS dibebankan sebesar Rp 300 ribu dan Rp 150 ribu untuk PTT.

Kemudian untuk simpanan wajib dibebankan sebesar Rp 100 ribu per bulannya untuk PNS dan Rp 50 ribu untuk ‎PTT setiap bulannya.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved