Kunjungi BP Batam, Komisi VI DPR RI Nilai Batam Punya Keunggulan Jadi Kawasan Logistik

Itu karena kedekatan wilayah antara Bandara Hang Nadim dengan pelabuhan terdekat di Kabil.

Kunjungi BP Batam, Komisi VI DPR RI Nilai Batam Punya Keunggulan Jadi Kawasan Logistik
ist
Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Batam memiliki keunggulan komparatif sebagai kawasan logistik. Itu karena kedekatan wilayah antara Bandara Hang Nadim dengan pelabuhan terdekat di Kabil.

Hal ini menjadi salah satu pembahasan menarik saat Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (10/10/2018).

"Satu hal menarik, BP Batam akan menjadikan Batam sebagai kawasan logistik nasional atau hub nasional dan internasional," kata Ketua Komisi VI DPR RI, Teguh Juwarno kepada wartawan.

Kedekatan antara Bandara Hang Nadim dan pelabuhan terdekatnya, Kabil, lanjutnya, sangat efisien dalam mewujudkan Batam sebagai kawasan logistik.

Dalam kunjungan spesifik itu, BP Batam juga memaparkan impian Batam 25 sampai 50 tahun ke depan.

"Ya, tadi, impiannya. Batam akan jadi sebuah hub logistik internasional. Katakanlah terkait distribusi logistik. Sekarang kan eranya e-commerce," ujarnya.

Jika urusan logistik itu bisa dilakukan di Batam, begitu juga dengan aspek industri perawatan pesawat yang dipusatkan di Batam, Teguh yakin, bisa menggerakkan perekonomian Batam ke depan.

"Ini mungkin diwujudkan apabila ada dukungan politik dan konkret dari pemerintah pusat," kata Teguh.

Ia dan rekannya, juga mendorong BP Batam agar pembangunan infrastruktur berupa jalan ke kawasan-kawasan industri bisa segera diwujudkan. Teguh mengatakan, Komisi VI akan berupaya memenuhi usulan BP Batam. Itu terkait usulan penambahan anggaran lebih kurang Rp 225 miliar, untuk pengembangan infrastruktur bandara ke kawasan industri dan pelabuhan.

"Terkait usulan penambahan anggaran harus dibicarakan ke Kementerian Keuangan. Pasti melihat kemampuan pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, dukungan yang diberikan Komisi VI kepada BP Batam sangat luar biasa. Itu terkait kerangka anggaran, kebijakan dan lainnya.

"Kami berharap proses pengembangan kawasan industri, terkait peraturan kebijakan, bisa dibahas lebih lanjut," kata Lukita. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved