BATAM TERKINI

Minta Derek Sendiri, Dishub Tertibkan Mobil Parkir di Depan Gedung BP Batam

Dua mobil yang parkir di badan jalan, terjaring penertiban. Kemudian mobil itu diderek dan dibawa ke Kantor Dishub.

Minta Derek Sendiri, Dishub Tertibkan Mobil Parkir di Depan Gedung BP Batam
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Petugas Dishub Batam saat mau menderek mobil yang barkir di tepi jalan depan kantor BP Batam, Rabu (10/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Dinas Perhubungan Kota Batam kembali melakukan penegakan terhadap pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2018 terkait parkir.

Kali ini penertiban dilakukan di depan Gedung Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (10/10/2018) siang, tepatnya di depan cafe, tak jauh dari Bundaran BP Batam. Di area jalan tersebut, memang terpasang rambu lalu lintas, dilarang parkir.

Dua mobil yang parkir di badan jalan, terjaring penertiban. Kemudian mobil itu diderek dan dibawa ke Kantor Dishub. Satu di antaranya, mobil Toyota Rush BP 1699 DL.

Saat diderek, pemilik mobil tak berada di tempat. Sedang satu mobil lainnya, sang pemilik meminta agar mobilnya diderek sendiri ke Kantor Dishub.

"Dia takut mobilnya lecet. Jadi minta diderek sendiri. Nanti kami kawal dari belakang," kata petugas Dishub yang enggan menyebutkan namanya.

Dia menyebutkan, sebelum menderek mobil tersebut, pihaknya sudah menyurati BP Batam beberapa hari sebelumnya. Isi surat itu meminta BP Batam mengingatkan tamunya, agar tidak parkir di badan jalan.

"Sebelum kami lakukan penertiban, kami juga sudah berkoordinasi dengan Ditpam BP Batam," ujarnya.

Dia mengatakan, penertiban yang dilakukan pihaknya di depan Gedung BP Batam itu, menyusul adanya protes dari beberapa pihak. Kendaraan parkir di sana dan memakan badan jalan. Dikatakan, penertiban yang dilakukan pihaknya akan berkelanjutan.

Untuk mobil yang terjaring dalam penertiban Dishub itu, baru bisa dilepas setelah pemilik mobil membayar sejumlah biaya, sebagaimana sanksi di aturan terkait parkir.

Jika mobil diderek, dikenakan denda dan biaya derek senilai Rp 500 ribu. Rp 300 ribu untuk biaya derek, dan Rp 200 ribu untuk denda.

Baca: Sudah Dua Perda Parkir Berlaku, Dinas Perhubungan Sudah Menderek 37 Sepeda Motor, dan 17 Mobil

Baca: Kendaraan Anda Diderek Dinas Perhubungan Kota Batam Terkait Parkir? Ini yang Harus Anda Lakukan

Baca: AWAS! Berlaku Mulai 1 Oktober, Mobil Kena Derek Tak Diambil Selama 24 Hari Bakal Dilelang

Sementara biaya derek kendaraan roda dua, dikenakan Rp 100 ribu dan denda Rp 75 ribu. Jika kendaraan itu tidak langsung dijemput pemiliknya, akan dikenakan biaya inap Rp 200 ribu per malam untuk mobil dan Rp 75 ribu untuk motor.

Sebelumnya diberitakan, per 1 Oktober lalu, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan mulai melaksanakan amanat Perda Nomor 3 tahun 2018. Di hari pertama kegiatan, lebih kurang 12 unit sepeda motor diderek ke Kantor Dishub. Mereka parkir sembarangan.

Sedangkan, rambu lalu lintas dilarang parkir, sudah dipasang di sana. Penertiban kendaraan yang parkir sembarangan, dilakukan di sepanjang jalan depan Gedung Pemko Batam, Imigrasi hingga ke simpang Lampu Merah

"Apabila yang bersangkutan ingin mengambil kendaraannya, silahkan melakukan pembayaran dulu di Bank Riau sejumlah Rp 175 ribu selama 1x24 jam. Lewat dari 24 jam akan dikenakan penambahan Rp 75 ribu," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, beberapa hari lalu. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved