MOTOGP

MotoGP Jepang - Yamaha yang Misterius dan Dua Target Valentino Rossi yang Harus Dicapai di Motegi

Rossi meraih gelar di MotoGP Jepang empat kali, tetapi tiga gelar saat ia masih bersama Honda tahun 2001-2003, tetapi di Sirkuit Suzuka.

MotoGP Jepang - Yamaha yang Misterius dan Dua Target Valentino Rossi yang Harus Dicapai di Motegi
Crash.net
Valentino Rossi dan Maverick Vinales dari Movistar Yamaha di MotoGP Thailand, Minggu (7/10/2018). 

TRIBUNBATAM.id, MOTEGI - Meraih peringkat ketiga dan keempat di MotoGP Thailand bagi duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi adalah capaian yang luar biasa, bahkan mencengangkan.

Bagi Valentino Rossi, ini adalah capaian terbaiknya sejak MotoGP Ceko, 8 Agustus lalu, yang juga finis di peringkat keempat.

Namun prestasi terbaik Valentino Rossi terakhir adalah MotoGP Jerman, dua minggu sebelumnya, finis di posisi 2.

Sedangkan bagi rekannya Maverick Vinales, MotoGP Thailand adalah podium pertamanya sejak MotoGP Jerman, 15 Juli lalu.

Untuk juara, Yamaha belum pernah mencicipi dalam 24 seri terakhir (dua musim 2017-2018) dan merupakan paceklik terpanjang dalam sejarah pabrikan Iwata itu.

Terakhir rekor terpanjang Yamaha adalah 1997 dan 1998, tidak meraih juara selama 22 seri.

Baca: MotoGP Jepang - Tahun Lalu Motegi Milik Dovizioso, Hujan-hujanan Lawan Marc Marquez. Tahun Ini?

Baca: Klasemen MotoGP 2018 Sebelum GP Jepang di Motegi. Marc Marquez Diambang Juara

Baca: Tampil Bagus di MotoGP Thailand, Tapi Valentino Rossi Kesal pada Mekanik Yamaha. Ada Apa?

Tentu saja hal ini menjadi beban besar bagi pebalap sekelas Rossi yang sudah 9 kali juara dunia grand prix sejak menjadi pebalap profesional.

Apalagi, musim MotoGP 2019 nanti boleh dikatakan sebagai masa senja karir Rossi di sirkuit mengingat usianya yang sudah memasuki kepala empat.

Jika tahun depan The Doctor tak jua berprestasi, maka ia bisa dipermalukan oleh sejumlah anak didiknya yang dilatih di akademi miliknya.

Mereka adalah Franco Morbidelli dan Fabio Quantararo yang akan bergabung di tim satelit Sepang Yamaha Petronas serta Francesco Bagnaia di pramac Ducati.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help