PORPROV IV KEPRI

Porprov IV Kepri Dibatalkan. Nur Syafriadi: Hanya Tiga KONI Daerah yang Mendukung

Nur mengatakan, daerah yang bersedia mengirim surat balasan ke KONI Kepri untuk mendukung adalah Kabupaten Karimun, Natuna dan Anambas

Porprov IV Kepri Dibatalkan. Nur Syafriadi: Hanya Tiga KONI Daerah yang Mendukung
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Ketua KONI Kepri Nur Syafriadi dan Sekdako Tanjungpinang Riono saat rapat bersama mengenai Porprov IV Kepri. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri Nur Syafriadi mengatakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Kepri 2018 batal digelar.

Menurut Nur Syafriadi pembatalan Porprov IV Kepri tahun 2018 ini karena tidak mendapat dukungan penuh pengurus KONI Kabupaten dan Kota.

Selain faktor dukungan KONI daerah, juga karena ketiadaan anggaran untuk penyelenggaraan event yang rencananya akan digelar pada 25 November sampai 1 Desember 2018.

Baca: Tidak Dapat Dukungan, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Kepri 2018 Batal Digelar

Baca: Hasil Lengkap Pekan ke 24, Klasemen dan Top Skor Liga 1 Setelah Persib Bandung Kalah

Baca: INFO GEMPA HARI INI - BMKG Mencatat Gempa Magnitudo 3,5 di Palu Rabu Dinihari Pukul 03.44 WIB

Baca: TIMNASDAY! Jadwal Timnas U19 vs Arab Saudi dan Timnas Senior vs Myanmar Hari Ini. Live RCTI

“Karena tidak didukung anggaran, kepesertaan serta dukungan dari beberapa pengurus KONI Kabupaten dan Kota maka Porprov dibatalkan,” ujar Nur kepada awak media, Selasa (9/10/2018).

Nur mengatakan, daerah yang bersedia mengirim surat balasan ke KONI Kepri untuk mendukung adalah Kabupaten Karimun, Natuna dan Anambas.

Sedangkan kabupaten Lingga, Kota Batam, Tanjungpinang serta Bintan belum mengirim surat resmi untuk mendukung kegiatan tersebut.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga tidak didukung dengan anggaran maksimal dari Pemprov Kepri.

Dari total anggaran yang diajukan sejak awal 2018 hingga pengesahan APBD perubahan 2018, anggaran untuk penyelenggaraan Porprov hanya sebesar Rp 2 miliar dari sebelumnya Rp 10 miliar.

Akibatnya, beberapa cabang olahraga lainnya, semisal Atletik, Basket, Catur, Renang, Tarung derajat dan Tenis Meja tidak jadi digelar.

“Anggarannya hanya Rp 50 juta untuk satu cabang olahraga. Padahal, anggaran yang diajukan ratusan juta,” tegas mantan ketua DPRD Kepri tersebut. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved