GEMPA

Kisah Warga Saat Gempa Jatim: Lari Sambil Gendong Anak, Loncati Jendela dan Cari Selimut Cucu

Gempa yang mengguncang Jawa Timur hari ini, Kamis (11/10/2018) menyisakan kisah menyentuh.

Kisah Warga Saat Gempa Jatim: Lari Sambil Gendong Anak, Loncati Jendela dan Cari Selimut Cucu
TRIBUNJATIM/SRI WAHYUNIK
Rumah rusak akibat gempa di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Jember, Kamis (11/10/2018). 

Saat itu, Khotimah berada di kamar di  satu sisi rumah itu.

Sedangkan tembok yang roboh merupakan tembok bagian samping luar rumah.

"Padahal kami kerja di Kalimantan untuk bisa membangun rumah ini. Belum sempurna betul karena belum ada plafon, sudah roboh," keluh perempuan yang berjualan bakso itu.

Meski rumahnya roboh, Khotimah bersyukur tidak ada yang terluka dalam peristiwa itu.

Sang cucu yang berusia 3,5 tahun memilih tidur di rumah neneknya yang berada di seberang rumah Hasyim.

Karena rumahnya tidak layah ditinggali, Hasyim dan istrinya akan tinggal di rumah saudaranya.

Sementara itu berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, ada 21 bangunan terdampak gempa bumi, Kamis (11/10/2018).

Rinciannya rumah rusak ringan sebanyak lima unit, rusak sedang 14 unit, dan rusak berat dua unit.

Bangunan yang terdampak gempa itu antara lain berada di Kelurahan Kebonagung Kecamatan Kaliwates, Desa/Kecamatan Sukorambi, Desa Darsono Kecamatan Arjasa, Desa Lampeji Kecamatan Mumbulsari, dan Desa Pondokrejo Kecamatan Tempurejo.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo, TRC BPBD melakukan pengecekan lapangan sejak pukul 04.00 WIB di seluruh daerah yang dilaporkan terkena dampak gempa.

"Itu sementara data yang kami kumpulkan dan cek di lapangan. TRC juga sudah melakukan assesment di lokasi terdampak. Jika ada perkembangan lanjutan, akan kami kabarkan," ujar Heru.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved