Nekat Musnahkan Semua Burung Pipit karena Dianggap Hama, 45 Juta Orang Alami Kelaparan

Burung emprit atau burung pipit juga dikategorikan sebagai binatang yang merugikan petani lantaran merusak hasil panen mereka.

Nekat Musnahkan Semua Burung Pipit karena Dianggap Hama, 45 Juta Orang Alami Kelaparan
The Vintage News

Mereka memakai drum dan pemukul untuk menakut-nakuti burung emprit sebelum ditembaki pakai senapan angin.

Lebih kejamnya lagi; sarang pohon dan tempat yang biasa dipakai burung emprit bernaung dirobohkan.

Aksi genosida besar-besaran ini hampir menyebabkan populasi burung emprit di China di ambang kepunahan.

Mao Zedong merasa apa yang dilakukannya sudah benar dan saat itu burung emprit di negaranya sudah sangat jauh berkurang.

Hanya, seperti teori keseimbangan Yin Yang, merusak satu hal akan berdampak pada hal lainnya.

Hilangnya burung emprit bukannya membuat hasil panen petani baik namun malah hancur total.

Hilangnya burung emprit mengakibatkan hama macam belalang, ulat, dan wereng berkembang biak tidak terkendali di seluruh China.

Fenomena tersebut wajar karena burung emprit adalah predator alami hama pertanian dan celakanya malah dibasmi dengan alasan memakan satu dua biji padi.

Hasil panen gagal total yang membuat seluruh rakyat China dilanda kelaparan.

Kelaparan ini sangat parah karena diperkirakan 45 juta orang lebih tewas akibat program pemerintah yang salah kaprah tersebut. (*)

*Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Musnahkan Burung Emprit yang Dianggap sebagai Hama, 45 Juta Orang Tewas Kelaparan

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help