BATAM TERKINI

Pemerintah Akan Tambah Insentif Guru Swasta, Ini Besarannya

"Kita (DPRD Kota Batam dan Pemko Batam) sepakat menambah tunjangan atau insentif guru swasta di Kota Batam sebesar Rp 200 ribu," ujar Yunus,

Pemerintah Akan Tambah Insentif Guru Swasta, Ini Besarannya
ilustrasi guru mengajar 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Insentif guru swasta akan ditambah Rp 200 ribu. Kabar gembira ini disampaiakan langsung anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Muhammad Yunus.

Kenaikan insentif tersebut akan disesuaikan Standar Harga Barang (SHB) Pemerintah Daerah yang sudah menyentuh angka Rp 2,9 juta bagi tenaga honorer.

"Kita (DPRD Kota Batam dan Pemko Batam) sepakat menambah tunjangan atau insentif guru swasta di Kota Batam sebesar Rp 200 ribu," ujar Yunus, Kamis (11/10/2018).

Diakuinya kesepakatan tersebut akan dibahas dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2019.

Ironisnya masih ada juga guru yang menerima insentif setelah tidak mengajar lagi. Hal ini lantaran Disdik Batam tidak memiliki database penerima bantuan.

"Contohnya guru tersebut pindah, tak mungkin dia kasih tau. Tapi insentifnya masih tetap masuk rekening. Kita juga meminta pemerintah daerah agar meninjau kembali penerima insentif. Karena selama ini pendistribusian tunjangan tidak tepat sasaran," paparnya.

Baca: Pemerintah Akan Naikkan Gaji Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK

Baca: Batam Masih kekurangan 800 Orang Guru untuk Mengajar

Baca: Mendikbud Larang Rekrut Guru Honorer, Ini yang Akan Terjadi di Batam Jika Aturan Itu Dipatuhi

Seharusnya, kata Yunus, sekolah swasta yang SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) di bawah 300 ribu dan menggratiskan biaya anak tidak mampu, maka guru di sekolah tersebutlah yang diberikan insentif.

Sebelumnya Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, tidak akan menurunkan insentif guru swasta karena peran guru swasta penting dalam mencerdaskan anak bangsa. Bahkan ia berniat menaikkan insentif guru swasta setelah perekonomian semakin membaik.

"Kita sudah bahas ini ke Dinas Pendidikan Provinsi juga. Kalau APBD membaik kita akan naikkan," ujar Rudi di Sekolah Kartini Batam sewaktu acara pemberian CSR Tenaris.

Dia berharap manajemen sekolah swasta bisa membantu Pemko Batam untuk memberikan keringanan kepada siswa yang kurang mampu dan tidak bisa masuk ke sekolah negeri. Sehingga tercapailah kegiatan wajib belajar 9 tahun yang menjadi tanggungjawab Pemko Batam.

Rudi mengakui insentif guru swasta setiap bulannya beragam, tergantung masa pengabdian dan lokasi mengajar. Bahkan untuk guru di hinterland mendapat lebih banyak. Dibawah lima tahun Rp 650 ribu, di atas lima tahun Rp 1 juta. Guru di hinterland dapat Rp 1,15 juta per bulan. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved