Rakor Bersama Kemenkomaritim, Ini Permintaan Bupati Anambas

"Kuota BBM untuk Anambas yang ada saat ini, jauh dari kebutuhan yang ada,"

Rakor Bersama Kemenkomaritim, Ini Permintaan Bupati Anambas
ist
Bupati Anambas mengikuti rakor bersama Kemenkomaritim di salahsatu aula tempat penginapan di Tarempa Kamis (11/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Kabupaten Kepulauan Anambas hingga saat belum mendapat kejelasan dari Pemerintah Pusat.

Kebutuhan alokasi BBM sebesar 60.920 kilo liter per tahun ini, diketahui sudah dua kali disampaikan kepada Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.

"Kuota BBM untuk Anambas yang ada saat ini, jauh dari kebutuhan yang ada," ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris Kamis (11/10/2018).

Dalam pertemuan dengan rombongan Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenkomaritim Republik Indonesia di salahsatu aula tempat penginapan yang ada di Tarempa

Bupati Anambas menjelaskan kalau rincian kebutuhan BBM yang disampaikan itu meliputi kebutuhan minyak tanah untuk keperluan rumah tangga, BBM untuk kapal yacht, alokasi BBM untuk kapal patroli keamanan, bahan bakar untuk nelayan tradisional, keperluan transportai darat, sampai keperluan untuk PLN dan solar industri untuk keperluan perusahaan migas.

Pihaknya pun berharap, kunjungan kedua dari Pemerintah Pusat ini dapat menjawab usulan yang disampaikan daerah, khususnya mengenai kebutuhan BBM di Anambas. ‎

Agung Suwardono Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenkomaritim Republik Indonesia pun, kembali mendorong Pertamina untuk merealisasikan penambahan kuota BBM di Anambas, termasuk rencana pembangunan depo BBM.

Ia menjelaskan, pihaknya hanya bersifat mendorong usulan yang disampaikan daerah agar bisa direalisasikan oleh Pertamina.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved