BATAM TERKINI

Dirpam Obvit Polda Kepri, Lakukan ini Untuk Industri Pariwisata

Direktur Pengamanan Objek Vital (DirPam Obvit) Polda Kepri, mengajak industri pariwisata agar melaporkan segala jenis event.

Dirpam Obvit Polda Kepri, Lakukan ini Untuk Industri Pariwisata
TRIBUNBATAM.id
Foto bersama pelaku usaha pariwisata 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktur Pengamanan Objek Vital (DirPam Obvit) Polda Kepri, Kombes Pol Hari Sindhu Nugroho mengajak industri pariwisata agar melaporkan segala jenis event ataupun kegiatan yang berhubungan dengan wisatawan mancanegara.

Hal tersebut di sampaikan oleh Hari S. Nugroho di tengah-tengah workshop kolaborasi pentahelix GIPI di Batam, Jumat (12/10/2018).

"Jika ada event atau kegiatan yang berhubungan langsung dengan wisatawan mancanegara di Kepri, dapat langsung menghubungi Dir Pam Obvit Polda Kepri. Karena kami mempunyai Kasubdit Pariwisata yang juga bertugas mengamankan event tersebut," katanya.

Hari juga menjelaskan, keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kunjungab wisatawan mancanegara.

Baca: Pelaku Usaha Pariwisata Workshop Bahas Target Wisman 3,5 Juta Masuk ke Kepri

Baca: Penjelasan Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Bantu Ratna Sarumpaet Uang Rp70 Juta Untuk ke Cile

Baca: Kadin Batam Dorong Perkembangan Sektor Pariwisata dan Digitalisasi, Canangkan 2018 Tahun Investasi

"Ini saya ceritakan, waktu kedatangan Raja Salman ke Bali kemarin. Beliau(Raja Salman) tidak menanyakan hotel dengan fasilitas yang bagus. Tapi beliau bertanya mana hotel dengan sertifikasi keamanan dari Kepolisian," ungkap Hari.

Diakui Kombes Pol. Hari S. Nughroho sering terjadi miss komunikasi baik dengan lingkup insdustri bisnis pariwisata dan dari pihak kepolisian sendiri.

"Bukan hanya lingkup bisnis, sesama polisi pun juga. Misalnya penyelenggara event atau kegiatan sudah lapor ke polresta, tapi polresta tidak melapor ke Polda, sehingga kami tidak tau adanya kegiatan pariwisata tersebut. Karena di polresta sendiri belom ada Satuan polisi pariwisata, hanya ada di Polda saja," bebernya disela sela workshop.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk juga menyampaikan di tengah diskusi, agar dinas pariwisata meningkatkan program bukan sesuai dengan keinginan mereka.

"Pertama kita harus bersatu, layaknya sebuah film avengers, agar target 20 juta untuk tahun 2019 dapat tercapai. di Pentahelix ini kami minta program dinas pariwisata di tingkat sesuai kebutuhan, bukan keinginan ya," papar Jadi.

Diakhir workshop Ketua Umum GIPI Didin Junaedy menyampaikan optimisme dalam mencapai target 20 juta wisman di tahun 2019.

"Saya menangkap inti dari permasalahan kurang adanya komunikasi yang smooth dari masing-masing pihak. Ada juga beberapa perbaikan tadi saya harap dapat menjadi catatan bagi ketua GIPI Kepri. Kita harapkan ditahun 2019, 4 juta dikali 10 persen dapat tercapai di Kepri, apalagi dengan sudah dibentuknya GIPI Kepri," ujarnya. (*)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help