BATAM TERKINI

Pelaku Usaha Pariwisata Workshop Bahas Target Wisman 3,5 Juta Masuk ke Kepri

Untuk memenuhi sebanyak 17 juta wisatawan mancanegara sebagai target nasional 2018, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengadakan workshop.

Pelaku Usaha Pariwisata Workshop Bahas Target Wisman 3,5 Juta  Masuk ke Kepri
TRIBUNBATAM/DEWANGGA RUDI SERPARA
Air mancur di tugu madani tidak berfungsi diakibatkan salah satu komponen diambil orang tidak bertanggung jawab. Foto ilustrasi tempat wisata 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Untuk memenuhi sebanyak 17 juta wisatawan mancanegara sebagai target nasional 2018, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengadakan workshop kolaborasi pentahelix di Hotel Harmoni Nagoya, Batam. Jumat (12/10/2018).

Ketum GIPI Pusat, Didin Junaedy menginginkan workshop GIPI diselenggarakan secara rutin, agar kolaborasi pentahelix dapat berjalan memenuhi target nasional 2018.

"Saya tuh inginnya GIPI mengadakan workshop sebulan sekali atau per 30 hari, supaya kita bisa langsung bahas solusi dari masalah yang ada. Ya kita buat GIPI Talk lah," katanya.

Didin menambahkan, setiap industri pariwisata wajib memegang tanggung jawab kepada negara kesatuan republik Indonesia.

"GIPI harus bisa berbicara, karena GIPI perwakilan pemerintah. Saya juga menekankan kepada pemegang peran industri pariwisata harus responbility to the country, itu harus," ujarnya.

Baca: Pelaku Usaha Wisata Bintan dapat Pencerahan Pariwisata Berbasis Ekonomi Lokal

Baca: Canangkan 2018 Tahun Investasi, Kadin Batam Dorong Perkembangan Pariwisata dan Digitalisasi

Baca: Dorong Sektor Pariwisata, Pebrialin Gandeng Pelaku Usaha Garap Potensi Wisata di Pulau

Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan, dengan adanya GIPI maka kelembagaan di bidang pariwisata akan semakin komplit dan terstruktur.

"Dengan adanya GIPI kiranya industri pariwisata jadi lebih terstruktur. Sehingga dapat bersama-sama melaksanakan kolaborasi pentahelix dan memenuhi target wisatawan mancanegara," katanya.

Buralimar mengakui besarnya target wisatawan mancanegara yang ditargetkan oleh menteri pariwisata di daerah Kepulauan Riau.

"Dinas Pariwisata siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan kawan-kawan semua. Target dari Menteri Pariwisata sendiri di Kepri yaitu 3,5 juta. Namun pelaksanaannya 2 bulan terakhir agak berat. Alhamdulilah RPJM kita di Provinsi Kepri kemarin sudah mencapai 2,250 juta," ungkapnya.

Perwakilan industri pariwisata, Arifin Hutabarat selaku travel agen menjelaskan, jumlah operator industri pariwisata masih tidak berimbang dengan jumlah wisman yang didatangkan.

"Dari 7 ribu operator pariwisata hanya 20 persen yang imbang mendatangkangkan wisman. Jumlah tersebut memang masih kurang dan masih bisa ditambah dengan dukungan prasarana yang ada," ujarnya.

Arifin juga menambahkan, setiap wisatawan mancanegara memiliki karakter dan style masing-masing.
"Dari pengalaman saya, menangani tamu asing sebenarnya tidaklah sulit. yang terutama adalah hospitality. Karena masing-masing wisman punya karakter dan style. Saya juga berharap para travel agent yang melayani wisman juga menjual paket-paket wisata yang berkualitas," jelasnya. (*)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help