PEMILU 2019

Jangan Dilanggar! KPU Batam Tetapkan 30 Titik Aman Pasang Alat Peraga Kampanye

KPU Kota Batam mengingatkan peserta pemilu agar mematuhi aturan dalam pemasangan Alat Peraga Kampanye sesuai aturan yang ada.

Jangan Dilanggar! KPU Batam Tetapkan 30 Titik Aman Pasang Alat Peraga Kampanye
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Salah satu petugas sedang mencopot alat peraga kampanye salah satu peserta caleg dalam penetiban yang di lakukan Bawaslu Kota Batam, Kamis (11/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengingatkan peserta pemilu agar mematuhi aturan dalam pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) sesuai aturan yang ada.

Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Batam, Muhammad Sidik menuturkan, bahwa pada momen kampanye perlu ditekankan kepada peserta pemilu ataupun tiap parpol untuk mematuhi aturan yang ada dalam pemasangan APK.

Sebab dalam tahapan kampanye semuanya sudah ada aturan yang ditentukan untuk titik pemasangan dan ukuran spanduk serta baliho yang digunakan pada pelaksanaan kampanye.

Adapun titik-titik pemasangan APK yang diijinkan hampir di seluruh Kota Batam. Yakni ada sebanyak 30 titik, misalnya salah satu titiknya dari Simpang Jam sampai Batuampar.

Baca: BERITA PERSIB - Ikut Aksi Bandung Melawan, Bonek Tunjukkan Solidaritas Pada Suporter Persib Bandung

Baca: Trauma Gempa Palu, Begini Kepanikan Warga Bitung Sulawesi Utara saat Terjadi Gempa Bermagnitudo 5,2

Baca: BERITA PERSIB - Ribuan Bobotoh Suporter Persib Bandung Gemuruhkan Yel-yel, Ini 5 Tuntutan ke PSSI

Baca: Luput dari Maut, Rahman Ikut Cari Temannya yang Hilang di Dam Tembesi

Baca: Ini Jadwal & Link Live Streaming Closing Ceremony Asian Para Games 2018, Bertaburan Artis

"Akan tetapi untuk pemasangan baliho kita Kordinasi juga dengan pihak BP Batam, karena mereka yang punya titik-titiknya," ujar Sidik, Sabtu (13/10/2018).

Sidik juga memberitahu, untuk ukuran APK juga ditentukan, seperti pada baliho itu ukurannya 4x7 meter. Sedangkan untuk spanduk 1,5x7 meter.

"Kalau yang difasilitasi oleh KPU, baliho ada 10 dan 15 spanduk,"katanya.

Dia juga menuturkan, untuk penambahan jumlah baliho dan spanduk juga ada ketentuannya, KPU Batam tidak mengatur individu peserta pemilu, namun mengatur Partai Politik (Parpol) masing-masing peserta pemilu.

Dimana untuk penambahan APK itu parpol bisa menambah baliho itu sebanyak 5 dan spanduk itu 10 per Kelurahan.

"Nah disinilah peran parpol untuk mengatur berapa yang didapatkan Bacalegnya, hal ini kita serahkan kepada Parpol masing-masing peserta pemilu,"terangnya.

Masih Sidik, sedangkan terkait dengan penyalahan aturan terhadap baliho ataupun spanduk, yang akan menindak adalah Bawaslu Batam.

Salah satu contohnya seperti baliho ataupun spanduk yang tidak mencantumkan nama dan nomor urut serta logo KPU dan Bawaslu akan diberikan tindakan oleh Bawaslu Batam.

"Jadi jika ada yang melanggar aturan tersebut, Bawaslu yang akan mengambil tindakan untuk memberikan sangksinya," jelasnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help