TERUNGKAP! Ternyata Ini Alasan Presiden Jokowi Batalkan Kenaikan Harga Premium

Presiden Jokowi akhirnya mengungkap alasan pembatalan kenaikan BBM jenis premium yang baru diumumkan 44 menit sebelumnya.

TERUNGKAP! Ternyata Ini Alasan Presiden Jokowi Batalkan Kenaikan Harga Premium
Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akhirnya mengungkap alasan pembatalan kenaikan BBM jenis premium yang baru diumumkan 44 menit sebelumnya.

Jokowi menyebut kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium tidak akan berdampak signifikan bagi keuntungan PT Pertamina Persero.

Hal ini diketahui berdasarkan perhitungan yang dibuat oleh Pertamina sendiri.

"Setelah saya dapat laporan terakhir dari Pertamina, berapa sih kalau kita naikkan segini. Dihitung lagi keuntungan tambahan di pertamina. Tidak signifikan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Siap Rebut Tahta Pemuncak Klasemen Liga 1 2018 dari Persib Bandung, Ini Taktik PSM Makassar

Baca: BERITA PERSIB - Bakal Hadapi Persipura, Mario Gomez Justru Cemaskan PSM Makassar. Ada Apa?

Baca: Banjir dan Longsor Landa Sumatera, 22 Orang Tewas dan 15 Orang Dilaporkan Hilang

Baca: INFO CPNS 2018 - Lusa Ditutup, Ini Cara Atasi File Corrupt saat Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id

Di sisi lain, lanjut Jokowi, kenaikan harga premium justru akan membuat konsumsi di masyarakat menjadi rendah.

Padahal, ekonomi Indonesia masih sangat tergantung pada konsumsi.

Oleh karena itulah, Jokowi di saat-saat terakhir memutuskan untuk membatalkan kenaikan harga premium.

Padahal, Jokowi mengakui sebenarnya harga premium sudah diputuskan untuk naik ke kisaran Rp 6.900- Rp 7.000 sejak bulan lalu.

"Sudah saya putuskan (kenaikan harga) premium batal. Sudah," kata Jokowi.

BBM jenis premium rencananya naik pukul 18.00 WIB, Rabu (10/10/2018) sore ini.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengumumkan hal itu saat ditemui di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Rabu sore.

Namun, hanya berselang hitungan jam, pernyataan Jonan itu dikoreksi oleh anak buahnya.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, BBM batal naik berdasarkan arahan Presiden Jokowi. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Keuntungan Pertamina Tak Signifikan Naik jika Harga Premium Naik"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help