BATAM TERKINI

Jasad Ditemukan Dalam Posisi Berpelukan, Polisi Hentikan Penyidikan Nelayan Tenggelam

"Saat ini kasusnya kita hentikan sementara, karena pihak keluarga tidak mengizinkan pihak rumah sakit Bayangkara Polda Kepri melakukan autopsi

Jasad Ditemukan Dalam Posisi Berpelukan, Polisi Hentikan Penyidikan Nelayan Tenggelam
Tim gabungan mengevakuasi temuan korban pemancing yang hilang tenggelam di perairan Dam Tembesi, Kota Batam, Sabtu (13/10/2018) sore. TRIBUN BATAM/ENDRA KAPUTRA 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Polsek Sagulung, hentikan sementara kasus penyidikan terhadap dua korban tenggelam di Dam Tembesi, yang terjadi pada Jumat (12/10/2018) sekitar pukul 08.00WIB.

"Saat ini kasusnya kita hentikan sementara, karena pihak keluarga tidak mengizinkan pihak rumah sakit Bayangkara Polda Kepri melakukan autopsi, dengan alasan sudah pasrah dengan kejadian tersebut dan sudah mengiklaskannya," kata Kapolsek Sagulung AKP Yuda Surya, Minggu (14/10/2018).

Baca: Asyik Mancing di Dam Tembesi, Tiga Nelayan Tenggelam. Satu Ditemukan, Dua Lagi Masih Hilang

Baca: Pergi Mancing, Sampan Masuk Air, Lalu Tenggelam, Dua Nelayan Hilang dan Satu Selamat

Baca: Terkait Kasus Tenggelamnya Pemancing di kawasan Dam Tembesi, Ini yang akan Dilakukan BP Batam

Yuda, menjelaskan alasan keluarga mengikhlaskan kepergian Juhanta dan Kardi yang merupakan ayah dan anak tersebut, karena saat ditemukan keduanya dalap posisi masih berpelukan.

"Warga kampung tempat tinggal mereka mengetahui persis bahwa Kardi anak dari Juhanta, adalah seorang nelayan yang selama ini kerjanya masang bubu dan sudah sering menyelam," kata Yuda.

Warga juga memastikan bahwa Kardi meninggal karena hendak menyelamatkan bapaknya yang diketahui tidak bisa berenang.

"Juhanta ini memang tidak bisa berenang, jadi kemungkinan saat sampan mereka tenggelam, Kardi hendak menolong orangtuanya, namun orangtuanya memeluknya yang membuat Kardi tidak bisa bergerak," kata Yuda.

Yuda mengatakan karena keluarga sudah menerima dan mengiklaskan kepergian dua korban tenggelam di Dam Tembesi untuk sementara kasusnya dihentikan.(ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help