SELAMAT! Sri Mulyani Dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik Timur

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 di Asia Pasifik Timur

SELAMAT! Sri Mulyani Dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia Pasifik Timur
twitter/Kemenkeu RI
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik East Asia Pacific Tahun 2018 oleh majalah Global Market. 

TRIBUNBATAM.id, NUSA DUA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 di Asia Pasifik Timur.

Penghargaan ini diberikan di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/10/2018) malam.

Anugerah Finance Minister of the Year East Asia Pacific ini diberikan atas kiprah Sri Mulyani mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang saat kembali menjabat Menkeu kedua kalinya.

Baca: Belanda 3-0 Jerman - 3 Keputusan Aneh Pelatih Joachim Loew yang Picu Kekalahan Jerman dari Belanda

Baca: Krisis Uang Tunai dan Kehabisan Stok Ayam, KFC di Negara Ini Terpaksa Tutup 

Baca: PSM vs Arema FC - Jadwal, Link Live Streaming & Prakiraan Pemain. PSM Usung Misi Gusur Persib

Baca: 4,5 Ton Ikan Dicuri, KRI Wiratno -379 Amankan Dua Kapal Asing

Kebijakan Sri Mulyani dianggap kredibel dan efektif.

Penghargaan ini diberikan oleh majalah Global Markets adalah majalah berita terkemuka di bidang pasar ekonomi internasional yang 30 tahun terakhir telah menjadi salah satu acuan bagi para pelaku dan institusi di sektor ekonomi dan keuangan internasional.

Seperti ditulis Global Markets, Sri Mulyani mendapat tantangan terbesarnya saat datang kembali.

Perekonomian Indonesia menawarkan potensi besar tetapi memberikan beban persoalan yang serius bagi Kementerian Keuangan.

Pengumpulan pajak telah lama menjadi masalah di Indonesia, namun pemerintah juga berjuang untuk membelanjakan uangnya.

“Bagi kami, reformasi di bidang perpajakan bukanlah kemewahan maupun pilihan. Itu adalah keharusan."

"Kita bersama dengan komunitas global berkomitmen dengan automatic exchange of information (AEOI) dan berkoordinasi dengan negara-negara untuk menghindari BEPS (Base Erotion and Profit Shifting)."

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved