Pemilu 2019

Partisipasi Pemilih di Batam Terus Merosot, Ini Tindakan KPU Batam

KPU Kota Batam mematok target tinggi angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, yakni 77,5%.

Partisipasi Pemilih di Batam Terus Merosot, Ini Tindakan KPU Batam
KPU.go.id
Maskot Pemilu 2019 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mematok target tinggi angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, yakni 77,5%.

Ini sesuai dengan target yang ditetapkan oleh KPU Pusat untuk partisipasi pemilih tingkat Nasional.

Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Batam, Zaki Setiawan memberitahu, bahwa tingkat partisipasi pemilih ini penting dalam penyelenggaraan pemilu.

Tidak hanya menjadi modal legitimasi bagi pemimpin atau kandidat terpilih, tapi juga indikator kesuksesan penyelenggaraan pemilu.

Baca: Sita Barang Bukti Dolar Singapura, KPK Amankan 10 Orang saat OTT di Bekasi

Baca: Videonya Viral, Ular Piton Jatuh dari Plafon Kantor Saat Pegawai Bank Sedang Briefing Pagi

Baca: Kaki dan Tangan Diikat, Simak 4 Fakta Penemuan Mayat Korban Penculikan & Pembunuhan Satu Keluarga

Baca: Hari Ini Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Tutup, Ini Risiko Jika Daftar di Menit Akhir

Angka partisipasi pemilih di Batam ini sempat menjadi sorotan nasional, karena kecenderungan terus merosot pada pemilu-pemilu terakhir.

Pada Pemilu Legislatif 2014, tingkat partisipasi pemilih di Batam mencapai 68%, dari 715.544 pemilih sebanyak 484.400 orang menggunakan hak pilihnya.

Kemudian pada Pilpres 2014, tingkat partisipasi pemilih di Batam merosot menjadi 61%, dari 752.903 pemilih sebanyak 461.516 orang yang menggunakan hak pilihnya.

"Penurunan drastis tingkat partisipasi pemilih terjadi pada Pilkada 2015, cuma 50.6%, dari 631.457 pemilih hanya 319.623 orang yang menggunakan hak pilihnya," terangnya, Senin (15/10/2018).

Masih Zaki, sedangkan tingkat partisipasi pemilih terendah di Kota Batam pada Pilkada 2015 terjadi di Kecamatan Lubukbaja dengan 41,76%, dari 53.513 pemilih hanya 22.346 yang menggunakan hak pilihnya.

Selanjutnya, Batuaji dengan 44,91%, dari 75.092 pemilih hanya 33.271 orang yang menggunakan hak pilihnya. Batuampar 47,21 persen, dari 41.926 pemilih hanya 19.792 orang yang menggunakan hak pilihnya.

Kemudian Bengkong 48.22%, dari 67.756 pemilih hanya 32.675 orang menggunakan hak pilihnya dan Batam Kota 49,63%, dari 91.752 pemilih hanya 45.532 yang menggunakan hak pilihnya.

"Nah untuk mencapai target partisipasi pemilih 77,5% di Pemilu 2019, KPU Batam gencar melaksanakan sosialisasi, terutama di kecamatan-kecamatan dengan tingkat partisipasi pemilih rendah seperti Lubukbaja, Batam Kota, Batuampar, dan Bengkong," terangnya.

Dia juga mengungkapkan, bahwa KPU Batam juga terus berupaya menjalin sinergi dengan kelompok-kelompok masyarakat strategis guna memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih di Kota Batam.

Dalam sosialisasi pendidikan pemilih di Kecamatan Bengkong pada Kamis (11/10), misalnya, KPU Batam mendorong para RT dan RW untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

"RT/RW yang merupakan tokoh masyarakat di lingkungannya tersebut memiliki peran strategis untuk menjadi relawan-relawan demokrasi guna bersama-sama menyukseskan Pemilu 2019,"jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved