BATAM TERKINI

Baru Ditinggal Sebentar, Handphone di Motor Lesap Digasak Maling

Hanya ditinggal sebentar, HP Xiomi Redmi 4, milik Santi (27) warga perumahan Anggara hilang dari dasbord motor Beat.

Baru Ditinggal Sebentar, Handphone di Motor Lesap Digasak Maling
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORAIAN PERTANIAN
Suasana Pasar Kaget Simpang Hutatap, Sagulung 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hanya ditinggal sebentar, HP Xiomi Redmi 4, milik Santi (27) warga perumahan Anggara hilang dari dasboard motor Beat, di Pasar Kaget Simpang Hutatap, Sagulung, Senin (15/10/2108) sekitar pukul 19.00WIB.

Santi, yang baru pulang kerja langsung singgah di Pasar Kaget yang ada di Simpang Hutatap yang buka setiap hati Senin, Kamis dan Sabtu setiap minggunya.

"Kemarin itu saya lupa, ambil HP yang saya taruh di dasbor, begitu saya belanja saya mau bayar, baru saya ingat HP tinggal di motor, saat saya balik HP-nya sudah tidak ada," kata Santi.

Santi mengatakan, harga HP nya tidak seberapa hanya saja nomor yang ada di dalam HP tersebut sangat berarti baginya.

Baca: Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Dimutasi. Ini Dia Daftar Namanya

Baca: Penuhi Tantangan Bupati, Pengusaha Anambas Ini Buka Rute Jemaja-Tarempa

Baca: Seorang Warga Negara Asing Ditemukan Tewas di Ruang Tamu Rumahnya

Baca: Sudah Dikunci Stang, Motor Diparkir di Teras Rumah Lesap Digasak Maling

"HP nya sih bisa dibeli lagi, nomornya juga bisa dibuat ulang ke Grapari tapi nomor-nomor yang ada di dalam HP tersebut yang paling perlu," katanya.

Santi tidak menyalahkan siapapun, hanya saja dirinya berharap jangan sampai ada korban lagi.

"Ya mungkin ini nasib sayalah, pengalaman saya mungkin bisa berharga bagi orang lain,"kata Santi.

Di tempat terpisah Lusi, warga Mandalay menceritakan dirinya juga pernah kehilangan di pasar kaget yang ada di simpang Hutatap.

"Kalau saya kebetulan hanya hilang tempat nasi, tapi merk Tupperware," kata Lusi.

Lusi mengatakan dirinya waktu itu menggantungkan tempat nasi di motornya, saat dirinya selesai belanja, tempat nasi miliknya sudah tidak ada.

"Susah juga kita mau komplain sama siapa, walaupun ada di sana tukang parkir tidak mungkin mereka harus mengawasi semuanya. Jadi pasrah ajalah," kata Lusi. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved