Anambas Terkini

YulianaTrauma Lihat Laut, Korban Kapal Puskel Minta Diruqya. Ini Penjelasan Kapolres

Kondisi Yuliana masih terlihat lemah. Saat Kapolres Anambas AKBP Junoto beserta anggota yang didampingi Camat dan masyarakat berkunjung ke rumahnya

YulianaTrauma Lihat Laut, Korban Kapal Puskel Minta Diruqya. Ini Penjelasan Kapolres
Tribun Batam/Septyan Mulia Rahman
Kapolres Anambas AKBP Junoto saat mengunjungi rumah Yuliana korban selamat kapal Pusel yang mengalami kecelakaan. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kondisi Yuliana masih terlihat lemah. Saat Kapolres Anambas AKBP Junoto beserta anggota yang didampingi Camat dan masyarakat berkunjung ke rumah di jalan M. Kasim Usman RT 07 RW 02 di Desa Nyamuk Kecamatan Siantan Timur, ia terlihat dibantu untuk duduk dari posisi terbaring di kasur.

Wanita yang kesehariannya berprofesi sebagai pembantu tenaga kesehatan di Puskesmas Nyamuk itu tak henti-hentinya menangis. Tatap matanya terlihat nanar. Sejumlah keluarga dan kerabat pun, terlihat menegarkan diri ibu dua orang anak ini.

Baca: Pengemudi Kapal Puskel Menceritakan Detik-Detik Kapal Mengalami Musibah. Ternyata Ini Awal Mulanya

Baca: Jenazah Korban Kecelakaan Kapal Laut Puskel, Rindang Melissa Hari Ini Diterbangkan ke Jakarta

Baca: Kecelakaan Laut Kapal Puskel di Siantan Timur - 4 Penumpang Meninggal Dunia

"Lihat Patra sama siapa itu. Yuli lihat itu. Patra mana Patra. Anak Yuli mana. Semangat ayo," ujar seorang keluarganya sambil menunjuk Kapolres yang berada di depannya sambil menggendong anaknya Selasa (16/10/2018).

Yuliana diketahui merupakan salahsatu korban selamat dari musibah puskesmas keliling di perairan Desa Air Putih Kecamatan Siantan Timur Jumaat (12/10/2018) kemarin.

Ia merupakan istri dari Azhar bin Abd Satar (30) yang meninggal dunia dari peristiwa yang merenggut lima orang dari total sepuluh orang penumpang itu. Pihak keluarga yang berusaha menenangkan mengatakan, Yuliana berkeinginan agar dirinya diruqyah.

Kondisi Yuliana yang dikhawatirkan masih trauma melihat laut, menjadi pertimbangan keluarga untuk membawanya menjalani pengobatan ruqyah di Tarempa maupun di Tanjungpinang.

Kapolres AKBP Junoto pun mencoba untuk mendatangkan orang yang bisa meruqyah untuk datang ke Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur. Kedatangannya ke desa itu pun, menyampaikan pesan dan amanah Kapolda Kepri untuk memberikan bantuan berupa bahan makanan dan uang santunan. "Insya Allah besok ada orang yang datang memenuhi permintaan Beliau. Kedatangan saya ke sini juga sekaligus meneruskan amanah dari Kapolda," ungkapnya.

Seruan kepada masyarakat untuk menggunakan jaket keselamatan dalam perjalanan menggunakan transportasi laut pun, menjadi penekanannya dalam beberapa kesempatan. "Mohon untuk kelengkapan perangkat keselamatan seperti alat navigasi, jaket keselamatan untuk bisa dilengkapi. Kami juga turut berdukacita atas musibah ini," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved