Trump Bela Mohammed bin Salman, Rekaman Suara Ungkap Wartawan Khashoggi Disiksa

Turki merilis nama dan identitas 15 warga Arab Saudi yang diduga terlibat dalam hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi

Trump Bela Mohammed bin Salman, Rekaman Suara Ungkap Wartawan Khashoggi Disiksa
Para demonstran beraksi di depan kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, menuntut keberadaan wartawan Jamal Khashoggi yang hilang sejak 2 Oktober lalu 

TRIBUNBATAM.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman atas tudingan keterlibatan hilangnya wartawan Jamal Khashoggi.

Seperti dilansir BCC, Trump menyampaikan bahawa Mohammed bin Salman tidak tahu menahu atas hilangnya wartawan di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istambul, Turki, pada 2 Oktober 2018.

Trump melalui akun media sosialnya menulis misteri hilangnya Khashoggi akan segera terjawab. Mohammed bin Salman menyampaikan kepadanya bahwa Riyadh telah memulai penyidikan atas kasus ini.

Sementara rekaman suara berdurasi 11 menit ungkap Jamal Khashoggi disiksa dan dibunuh di dalam kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Surat kabar Turki, Yeni Safak mengungkapkan bahwa Lembaga Intelijen Nasional Turki memiliki rekaman suara pembunuhan Khashoggi. Berdasarkan rekaman audio dipastikan Khashoggi diserang seketika masuk ke dalam kantor konsulat.

Baca: Turki Identifikasi Pelaku Hilangnya Wartawan Arab Saudi, Dugaan Keterlibatan Pengawal Putra Mahkota

Baca: Pura-pura Tewas Agar Klaim Asuransinya Bisa Obati Anak, Tak Sangka Istri dan 2 Anaknya Bunuh Diri

Baca: Remaja Berondong Teman-temannya di Kampus, 18 Tewas dan Puluhan Luka-luka

Beberapa anggota dari tim pembunuh Jamal Khashoggi yang terdiri dari 15 orang Arab Saudi, yang dikirim langsung dari Arab Saudi, dikabarkan sebagai orang dekat Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

Turki merilis nama dan identitas 15 warga Arab Saudi yang diduga terlibat dalam hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi dan diduga terlibat kematiannya.

Kasus hilangnya Khashoggi telah membuat Washington saat ini berada dalam tekanan. Delegasi Partai Republik di Komite Keuangan DPR, Jeb Hensarling, mengatakan hubungan baik pemerintah Amerika Serikat dengan Kerajaan Arab Saudi dipertaruhkan jika benar Riyadh terlibat dalam dugaan pembunuhan Khashoggi, wartawan asal Arab Saudi yang dikenal suka mengkritik kebijakan Riyadh.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved