TIMNAS INDONESIA

BERITA TIMNAS - Luis Milla Akhir Pamit Tak Lagi Latih Timnas Indonesia. Sebut Manajemen (PSSI) Buruk

Pelatih asal Spanyol Luis Milla Aspas akhirnya mengonfirmasi bahwa ia tak akan menukangi timnas Indonesia lagi

BERITA TIMNAS - Luis Milla Akhir Pamit Tak Lagi Latih Timnas Indonesia. Sebut Manajemen (PSSI) Buruk
FERNANDO RANDY/BOLASPORT.COM
Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Luis Milla, mencoba menenangkan para pemainnya dari tepi lapangan pada laga Grup A Asian Games 2018 versus Palestina di Stadion Patrtiot, 15 Agustus 2018. 

TRIBUNBATAM.id - Pelatih asal Spanyol Luis Milla Aspas akhirnya mengonfirmasi bahwa ia tak akan menukangi timnas Indonesia lagi.

Setelah melewati berbagai drama, pada akhirnya saga kontrak Luis Milla dengan timnas Indonesia berakhir.

Luis Milla memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak bersama timnas Indonesia.

Baca: AFC U19 2018 - Klasemen Grup A Usai Drama 11 Gol Qatar vs Indonesia, Uni Emirat Arab Pesta 8 Gol

Baca: Hasil AFC U19 2018 - Qatar 6-5 Indonesia, Comeback Hebat Indonesia, Todd Rivaldo Hattrick

Baca: Bima Sakti Ditunjuk Sebagai Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018, PSSI : Gantikan Luis Milla

PSSI telah mengumumkan bahwa pelatih timnas Indonesiapada Piala AFF 2018 bukan Luis Milla melainkan Bima Sakti.

Pelatih 52 tahun itu akhirnya juga telah mengonfirmasi bahwa dirinya tak memperpanjang kontrak bersama timnas Indonesia.

Hal itu disampaikan langsung melalui Instagram pribadinya pada hari Minggu (21/10/2018).

Berikut ini adalah kalimat perpisahan Luis Milla:

"Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan melatih di Indonesia. Proyek selama satu setengah tahun telah selesai, meskipun manajemen sangat buruk, pelanggaran kontrak, dan para pemimpin yang kurang profesional selama 10 bulan terakhir, saya merasa telah melakukan pekerjaan dengan baik."

"Indonesia akan menjadi rumah kedua bagi saya, sebagaimana saya menerima kebaikan perlakuan kepada istri, asisten, dan diri saya."

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf saya atas segala dukungan dan kerja keras yang telah dilakukan, terutama BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG, dan UCCI. Sebuah kehormatan bisa bekerja dengan kalian semua!"

"Pada akhirnya saya tidak mau mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebut pemain, yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan, dan kemauan untuk berkembang dengan perilaku yang sangat baik."

"Saya tidak akan melupakan kalian dan kalian akan selalu di hati saya. Ingat, kalian punya teman di Spanyol apapun yang terjadi."

Selama melatih Indonesia, mantan pemain Real Madrid itu telah membawa timnas U-22 Indonesia meraih medali perunggu pada SEA Games 2017. (*)

Editor: nandrson
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved