Pengusaha Mesir Tertarik Investasi di Batam, Begini Penjelasan BP Batam

Kepala BP Batam mengadakan pertemuan kunjungan Kedubes RI Mesir Helmy Fauzy di Hotel Radison yang turut hadir 2 orang pengusaha mesir

Pengusaha Mesir Tertarik Investasi di Batam, Begini Penjelasan BP Batam
Ist
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo yang mengadakan pertemuan kunjungan kedatangan Kedubes RI Mesir Helmy Fauzy di Hotel Radison yang turut hadir 2 orang pengusaha mesir 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Berangkat dari kunjungan BP Batam ke Mesir beberapa waktu lalu, membuat angin segar dari pengusaha mesir untuk berinvestasi di Kota Batam.

Hal itu pun disampaikan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo yang mengadakan pertemuan kunjungan  Kedubes RI Mesir Helmy Fauzy di Hotel Radison yang turut hadir 2 orang pengusaha mesir.

"Kita berterimakasih kepada Dubes yang merespon atas kunjungan kita beberapa waktu lalu. Sebenarnya ada 75 pengusaha yang hadir, namun karena waktu yang berbarengan dengan akan diselenggarakan acara di Jakarta, hanya dua perwakilan pengusaha yang hadir saat ini," katanya, Minggu (21/10/2018).

Disampaikannya, direncanakan akan ada investasi sebesar 200 juta US dollar dari pengusaha mesir yang akan berinvestasi di Batam ini.

"Saya belum bisa sampaikan secara detailnya, yang jelas investasi tersebut dari sektor properti nantinya," sebutnya.

Tidak hanya itu, geliat BP Batam mengajak para pengusaha mesir untuk berinvestasi akan dilebarkan dalam berbagai sektor. Baik dalam perdagangan, ekspor, sampai potensi-potensi pariwisata.

"Mudah-mudahan banyak yang tertarik. Jika saat ini dilihat , ada potensi yang cukup besar para pengusaha mesir yang ingin mendirikan pabrik di Batam," sebutnya.

Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy. Bahwa mengatakan kunjungan Kepala BP Batam  beberapa waktu lalu membuahkan hasil yang patut diapresiasikan karena merambah pasar dengan go internasional.

Ia pun menyebutkan, sektor pariwisata pun akan didorong dengan mengarahkan kunjungan wisatawan mesir datang ke Kepri khususnya Batam.

"Dengan mengelar kerjasama dengan travel di Mesir untuk jalan-jalan ke Batam menikmati keindahan objek wisata. Dalam waktu dekat ini akan ada realisasi tersebut," ucapnya.

Potensi para pengusaha Batam pun, sambung Helmy juga terbuka lebar. Dengan melebarakan sayap hingga ke pasar Afrika. Sebab, banyak negara lain yang sudah mulai melirik pasar afrika.

"Kita tidak ketinggalan kereta. peluang kerjasama kita sangat besar dan masih banyak ruang yang terbuka meningkatkan perdagangan dan kunjungan tourisem," jelasnya. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved