BATAM TERKINI

Tolak Kenaikan UMK 8,03 Persen, Serikat Pekerja Batam Siapkan Unjuk Rasa Besar-besaran

Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia mengeluarkan surat aksi unjuk rasa ke Kantor Walikota Batam, Rabu (31/10/2018).

Tolak Kenaikan UMK 8,03 Persen, Serikat Pekerja Batam Siapkan Unjuk Rasa Besar-besaran
DOKUMENTASI
Ilustrasi pengamanan unjuk rasa 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengeluarkan surat aksi unjuk rasa ke Kantor Walikota Batam, Rabu (31/10/2018) mendatang.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua konsulat cabang FSPMI Batam, Alfitoni, Senin (22/10/2018).

"Iya benar kami sudah memberikan surat edaran kepada setiap anggota yang ada di perusahaan untuk turut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut,dan berharap tuntutan kami bisa diterima oleh pemerintah Kota Batam,"terang Alfitoni saat dihubungi Tribun, Senin (22/10/2018).

Baca: Terkait UMK, Serikat Pekerja Bakal Gelar Demo Besar-besaran. Ini Pesan Apindo Batam

Baca: Kontainer Penuh Sampah Tak Diangkat, Warga : Daerah Wisata kok TPS di Pinggir Jalan

Baca: Maling Pecah Kaca Beraksi di Tanjungpinang. Mobil Ford Silver Ini Jadi Korban

Baca: Air Parit Berbusa dan Bau, Drainase Jembatan Taman Anugerah Diduga Jadi Tempat Buang Limbah

Baca: 10 Ribu Santri Ramaikan Upacara Hari Santri Nasional di Batam

Baca: Ada 52.474 Warga Batam Belum Lakukan Perekaman KTP Elektronik

Lanjutnya, adapun kegiatan unjuk rasa yang akan digelar nanti pada hari Rabu (31/10/2018) di Kantor Walikota Batam.

Sedangkan untuk jamnya sekitar pukul 09:00 WIB sampai dengan selesai. Dengan jumlah peserta seluruh anggota FSPMI Batam.

"Kalau titik kumpulnya setiap anggota dari beberapa perusahaan sebelum ke kantor Walikota, ada di Simpang Halte Panbil, Simpang Polsek Batu Aji, Simpang Cammo dan masih ada lagi yang lainya,"terangnya.

Alfitoni juga memberitahu, bahwa dalam aksi unjuk rasa itu, menggunakan alat peraga mobil komando, sound sistem, bendera, spanduk dan lainya.

Sedangkan tuntutannya adalah pertama tolak Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2019 sebesar 8,03 %, kedua naikan UMK tahun 2019 sebesar 20-25% dan ketiga tolak PP 78/2015.

"Tuntutan kami hanya tiga point itu pada unjuk rasa nanti, dan berharap tuntutan kami ini bisa dipenuhi Pemerintah dan Pengusaha di Batam,"jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved