TANJUNGPINANG TERKINI

Harga Gas Tabung 3 kilogram Berbeda-beda, Pedagang Keluhkan Berat Isi Ikut Berkurang

Entah isi tabung gas yang tidak normal ataupun harga yang berubah-ubah selalu saja menjadi topik keluhan para pedagang ini

Harga Gas Tabung 3 kilogram Berbeda-beda, Pedagang Keluhkan Berat Isi Ikut Berkurang
Tribun Batam/Argainto DA Nugroho
Seorang pekerja sedang menata tabung gas elpiji di pangkalan 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Keluhan demi keluhan datang dari pedagang yang sering menggunakan gas tabung 3 kilogram.

Entah isi tabung gas yang tidak normal ataupun harga yang berubah-ubah selalu saja menjadi topik keluhan para pedagang ini.

Seorang pedagang sarapan pagi di Komplek Pertokoan Bintan Center, Lina (50) misalnya mengaku sering mendapatkan tabung gas yang ringan dan cepat habis dari biasanya. Lebih lagi, harganya pun cenderung naik turun.

"Wah sudah biasa begitu. Kadang ringan, kadang tutupnya mudah dicabut. Kita mah sudah biasa paling-paling mereka juga yang ambil untung, "ungkap Lina kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu (24/10/2018).

Baca: Pedagang Eceran Mainkan Harga Tabung Gas, Pemko Tanjunpinang Tetapkan Harga Gas Tabung 3 Kilogram

Baca: Isdianto Lakukan Pendekatan Agar Gas Elpiji Ditunda Kenaikannya

Baca: Harga Elpiji Tiga Kilogram di Tanjungpinang Jadi Rp 18 Ribu per Tabungnya? Ini Jawaban Sekda

Wanita ini selalu membeli gas tabung 3 kilogram seharga Rp 18.000. Dia menggunakan gas tabung ini sebagai salah satu bahan pokok dalam mencari rezeki. Rata-rata dia menghabiskan satu gas tabung setiap hari.

"Kalau lagi langka, kami pedagang kecil gini sudah tahu betul. Mereka yang jual itu kadang simpan gas-nya. Terus mereka jual lagi ke rumah makan besar dengan harga yang lebih mahal. Bukan tidak ada, jadi kadang ibu rumah tangga banyak yang gak dapat," keluh Lina lagi.

Berbeda lagi dengan Julia (59) yang juga merupakan seorang pedagang makanan di Sei Jang. Dia mengaku pasrah membeli isi ulang tabung gas dengan harga Rp 20 ribu.

"Mau bagaimana lagi. Kqalau tidak beli tidak bisa jualan. Kalau tidak jualan tidak dapat uang," ungkap Julia.

Wanita ini tidak terlalu mempermasalahkan mahalnya harga gas tabung. Baginya, yang terpenting adalah dia bisa berjualan sebagaimana biasanya.

"Pokoknya jangan sampai gas gak ada, pernah sampai waktu itu gak jualan karena gas kosong, tak apa-apalah mahal, asalkan ada," tutur wanita berhijab itu. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved