Di Hari Sumpah Pemuda Ini, 22 Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas Gelar Pilkades Serentak

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober pada tahun ini bertepatan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Anambas

Di Hari Sumpah Pemuda Ini, 22 Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas Gelar Pilkades Serentak
TRIBUNBATAM.id/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Warga salahsatu desa di Kecamatan Palmatak saat mendaftar untuk melakukan pemilihan kepala desa gelombang pertama. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober pada tahun ini bertepatan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pemilihan kepala desa dalam gelombang kedua ini, diikuti 22 desa di enam kecamatan yang ada di Anambas.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karydi mengatakan, puluhan desa yang mengikuti Pilkades gelombang kedua ini meliputi Desa Pesisir Timur, Sri Tanjung, Tarempa Barat Daya, Tarempa Timur dan Tarempa Selatan untuk Kecamatan Siantan.

Baca: Inilah Dia Pemenang Hadiah Rumah Fun Walk & Fun Bike Hari Bakti BP Batam ke 47, Warga Tiban

Baca: Sedang Berlangsung Moto2 GP Australia, Live Streaming Trans7

Baca: Jadwal Piala Asia U19 Indonesia vs Jepang Minggu Malam Ini. Live di RCTI Jam 19.00 WIB

Baca: Sumpah Pemuda - Sejarah Saat Para Pemuda Bertekad untuk Bersatu demi Kemerdekaan

Desa Air Bini, Desa Telaga dan Desa Lingai untuk Kecamatan Siantan Selatan. Desa Serat, Temburun dan Desa Air Putih untuk Kecamatan Siantan Timur.

Desa Liuk dan Desa Teluk Sunting untuk Kecamatan Siantan Tengah. Desa Putik, Payamaram, Teluk Bayur, Piasan, Matak, Belibak, dan Desa Batu Ampar untuk Kecamatan Palmatak.

Serta Desa Batu Berapit dan Desa Landak untuk Kecmatan Jemaja.

"Ada 22 desa yang mengikuti Pilkades serentak gelombang kedua di tahun 2018 ini. Untuk Desa Telaga dan Lingai di Kecamatan Siantan Selatan sebelumnya diundur pemilihan kepala desa pada 2017," ujarnya Minggu (28/10/2018).

Ia menjelaskan, terdapat batas minimal calon sebanyak dua orang dan maksimal lima orang calon kepala desa dalam pelaksanaan Pilkades.

Dengan aturan ini, maka tidak ada lagi calon kepala desa yang melawan kotak kosong. (tyn)

* baca berita terkait di Harian TRIBUNBATAM edisi Senin, 29 Oktober 2018
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved