BISNIS

Tiga Dara Cantik Ini Buka Batam Charity Shop, Hasilnya Untuk Kegiatan Sosial

"Ide dari dibuatnya butik ini adalah bentuk keperihatinan kita membantu terhadap sesama. Ini juga sambil menyuarakan kepada masyarakat Batam

Tiga Dara Cantik Ini Buka Batam Charity Shop, Hasilnya Untuk Kegiatan Sosial
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Batam Charity Shop 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Tiga dara cantik ini punya cara tersendiri untuk menggalakan kegiatan sosial. Dengan membuka butik bernama 'Batam Charity Shop'. Hasil penjualan akan disumbangkan ke anak-anak jalan.

Veve Vatra, satu dari tiga dara cantik ini menyampiakan, usaha butik ini bukan hanya sekedar butik yang menjual berbagai fasion pakian kekinian.

"Bagi masyarakat Kota Batam yang bingung pakaian yang sudah tak digunakan untuk diapakan. Bisa diserahkan ke kita. Kita Menerimanya," katanya, Minggu (28/10/2018).

Sumbangan pakaian tersebut bisa diserahkan secara geratis atau dijual kembali dengan menitip pada butik tersebut.

"Tinggal nanti dibicarakan untuk sharing profit-nya. Yang jelas ketentuan kita, 10 persen hasil penjualan kita sumbangkan untuk kegiatan sosial," ujarnya.

Baca: Breaking News. Ketahuan Bawa Sabu, Pegawai Lapas Barelang Langsung Diamankan Ditnarkoba

Baca: Marah Ditilang dan Rebut HT Polisi, Begini Nasib Tahan Parningotan Simbolon

Baca: Tukang Becak Ini Kuliahkan Tiga Anaknya. Tapi Balasan Anaknya Memilukan Hati

Sementara itu, Rini Dewantoro mengatakan, dibukanya butik ini juga tidak terlepas atas kerjasama dan dukungan dari Yayasan Cinderela From Indonesia Center.

"Ide dari dibuatnya butik ini adalah bentuk keperihatinan kita membantu terhadap sesama. Ini juga sambil menyuarakan kepada masyarakat Batam untuk terus menggalakan saling peduli," sebutnya.

Ketua yayasan Cinderela From Indonesia Center, Lusia Efriani menyebutkan, sejauh ini sudah memiliki 100 anak jalan yang di asuh untuk mendaptakan kehidupan dan hak sebagai anak.

"Yayasan ini sudah berjalan sejak tahun 2013 lalu. Kita konsen bagaimana anak-anak jalan tersebut diberi kehidupan yang layak, dan bersekolah," ujarnya.

Ia menyebutkan, para anak asuh yayasan tersebut pun juga diberikan ultimatum untuk tidak kembali ke jalan selama dalam pengawasan di yayasan.

"Takutnya ada yang balik ke jalan lagi kan. Makanya kita buat aturan. Siapa yang ketauhan balik ke jalanan selama masih dalam asuhan yayasan kita keluarkan," ucapnya.(dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved