Ditagih Hutang, Ibu Rumah Tangga Ini Justru Todongkan Parang dan Hajar Penagihnya hingga Babak Belur

Seorang ibu rumah tangga menghajar seorang penagih hutang hingga babak belur setelah sebelumnya menodongkan parang.

Ditagih Hutang, Ibu Rumah Tangga Ini Justru Todongkan Parang dan Hajar Penagihnya hingga Babak Belur
internet
Ilustrasi parang 

TRIBUNBATAM.id, KOTABARU - Sar (46), seorang ibu rumah tangga warga jalan Tirawan, RT 01, RW 02, Desa Tirawan, Kecamatan Pulaulaut Utara harus berurusan dengan polisi karena melakukan penganiayaan.

Ia melakukan penganiayaan kepada Reslita Juliana, Senin (29/10/2018) sekitar pukul 17.30 Wita.

Sar akhirnya meringkuk di balik jeruji besi rumah tahanan (rutan) Polres Kotabaru, karena penganiayaan yang dIlakukan tergolong berat. 

Akibat penganiayaan dilakukan pelaku, korban mengalami beberapa memar di kepala sebelah kiri dan jari jempol luka sayatan benda tajam.

Baca: BALITA HANYUT di TANJUNGPINANG - Berdua di Rumah, Sang Kakak Lihat Adiknya Tercebur Parit dan Hanyut

Baca: Kesaksian Penumpang hingga Klaim Lion Air, Ini 3 Tanda Ketidakberesan Pesawat Sebelum Jatuh

Baca: Maling Bobol Kamar Kos di Siang Hari, Tak Dapat Barang Malah Tinggalkan Benda Ini di Kamar Korban

Baca: BREAKINGNEWS. Balita Berusia 2,5 Tahun Hilang Diduga Terbawa Arus di Tanjungpinang

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik melalui Kepala Unit Reserse Kriminal Umum (Reksrimum) Iptu H Gatot E.W mengatakan, luka memar di kepala kiri dan sayatan di jempol korban sudah dilakukan visum.

Menurut Gatot, tindak pidana penganiayaan dengan pemberatan terjadi, berawal saat korban datang ke rumah pelaku di jalan Tirawan, Desa Tirawan, Kecamatan Pulau laut Utara.

Kedatangan Reslita ditemani seorang rekannya Dicky Manurung, berniat menagih pembayaran hutang kepada pelaku.

"Saat itu pelaku menjawab, nanti suaminya yang akan melakukan pembayaran," ujar Gatot menirukan ucapan pelaku, Sarifah.

Usai berucap, pelaku kemudian berjalan berbalik arah. Namun, tiba-tiba saja kembali ke arah korban dan sembari menodongkan parang ke arah leher korban.

"Melihat kejadian itu, Dicky rekan korban langsung mengambil parang itu dan membuangnya ke tanah," jelas Gatot.

Kendati demikian, saat itu pelaku yang masih memegang kepala korban dan membenturkannya ke dinding sebanyak kurang lebih lima kali, sehingga korban pun mengalami memar di bagian kepala sebelah kiri.

"Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadiannya ke Polres Kotabaru guna proses lebih lanjut," kata Gatot. (*)

*Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu Rumah Tangga Lakukan Penganiayaan pada Penagih Utang

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved