OPERASI ZEBRA SELIGI 2018

Libatkan Dishub Batam Dalam Operasi Zebra Siligi, Banyak Kendaraan Balik Arah Hindari Razia

"Hari ini perdana kita menggelar razia di depan Polresta Barelang. Kegiatan ini akan berlangsung hingga dua minggu kedepan," sebut Kartijo menerangkan

TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Salah satu petuas Satlantas Polresta Barelang sedang memeriksa dokumen kendaraan dalam operasi Zebra Siligi 2018 di depan Polresta Barelang, Selasa (30/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Operasi Zebra Seligi 2018 Polresta Barelang dilakukan perdana di depan Polresta Barelang, Selasa (30/10/2018).

Dalam kegiatan tersebut, selain petugas Satlantas Polresta Barelang, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam juga dilibatkan. Setiap kendaraan yang melintas di sana di berhentikan untuk diperiksa semua surat dan kelengkapan lainya.

Wakasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo saat dikonfirmasi mengatakan, untuk Dishub Kota Batam sendiri memeriksa terkait KIR dan layak atau tidaknya kendaraan tersebut. Sementara untuk Polisi menanyakan kelengkapan kendaraan dan surat-surat.

"Hari ini perdana kita menggelar razia di depan Polresta Barelang. Kegiatan ini akan berlangsung hingga dua minggu kedepan," sebut Kartijo menerangkan.

Baca: 67 Persen Meninggal Karena Kecelekaan, Polda Kepri Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Seligi 2018

Baca: Mengapa Zebra Jadi Icon Operasi Lalu Lintas? Ternyata Ini Alasannya

Baca: CATAT! Satlantas Gelar Operasi Zebra di Batam, Ini 12 Jenis Pelanggaran Bakal Kena Sanksi

Dikatakan Kartijo, pihaknya menggandeng Dinas Perhubungan dalam Operasi Zebra Kali ini.

"Itu untuk mobi-mobil angkutan barang apakah selama ini sudah layak dan bebas dalam uji KIR," sambungnya.

Ditanyakan dimana saja Operasi Zebra ini akan dilaksanakan, menurut Kartijo selama 14 hari kedepan akan terus melakukan razia. Namun ia tidak menerangkan detail dimana saja mereka akan beroperasi.

"Wilayah kita diseluruh kota Batam. Dimana saja, yang penting masih wilayah kota Batam," tegasnya.

Dalam Razia perdana ini, banyak modus yang dilakukan pengendara untuk menghindari polisi. Seperti balik arah dan melawan arus, pura-pura ketingalan SIM, menelfom sanak saudara dan mencoba melaju kencang saat di berhentikan pihak kepolisian.

Namum hal itu tidak membuat semangat petugas untuk melakukan kegiatan tersebut. Walaupun ada saja ulah para pengendara, namun anggota polisi tentunya lebih lihai dalam menaklukkan mereka yang bersalah ini.(koe)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved