BPJS Kesehatan Hentikan Sistem Rujukan Online. Ini Alasannya!

BPJS Kesehatan resmi menghentikan uji coba sistem rujukan pasien online. Ini alasannya.

BPJS Kesehatan Hentikan Sistem Rujukan Online. Ini Alasannya!
KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi menghentikan uji coba sistem rujukan pasien online.

Ini dilakukan untuk mengevaluasi pelayanan yang selama ini diberikan kepada masyarakat.

"Uji coba ini (sistem rujukan online) hari ini diakhiri," kata Deputi Direksi Bidang JPKR BPJS Kesehatan, Budi Mohamad Arief di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jl. Letjend Suprapto Kav. 20 No. 14 Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2018).

Budi mengatakan, sejak awal sistem ini diberlakukan dalam tahap uji coba untuk kemudahan pasien atau masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Baca: Harus Lunasi Utang Rp 7,2 Triliun, BPJS Kesehatan Cuma Punya Uang Rp 154 Miliar

Baca: BREAKING NEWS. Marine Police Singapura Tabrak Boat Nelayan. Kaki Dian Marzuki Patah

Baca: Cerita Pengalaman Naik Lion Air Viral, Presenter Conchita Caroline Ralat dan Minta Maaf. Ada Apa?

Sehingga para pesien mudah mendapatkan akses kesehatan.

"Rujukan online ini ditujukan untuk kemudahan pasien. Ini rujukannya berjenjang," katanya.

Kehadiran dan pemberlakuan sistem rujukan online ini dianggap penting untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Yang selama ini, tidak ada atau tersedia pada rumah sakit yang sistem pelayananya yang masih konvensional.

"Hasil uji coba tidak menutup ada sejumlah hal yang harus dibenahi. Misalnya terjadi penumpukan antrean pasien, pada beberapa rumah sakit C dan D. (Ini) akibat masih ada rumah sakit yang tidak sesuai dalam meng-input jadwal pratek dan dan kapasitas," sebut dia.

Dia menerangkan, uji coba sistem rujukan pasien online sudah dimulai sejak 15 Agustus hingga 31 Oktober 2018.

Selama tiga bulan itu pihak terus memperhatikan sekaligus mengamati apa kemajuan dan kekeruangan yang perlu diperbaiki kedepannya.

"Tindak lanjutnya akan dilakukan evaluasi nasional uji coba sistem rujukan online. Melibatkan pemangku kepentingan terkait, seperti Kemenkes, Adinkes, PERSI, PB ID, dan lainnya," tambahnya.

Pada penerapan sistem rujukan online ini, sebelumnya BPJS Kesehatan sudah melakukan empat tahapan atau fase. Ini dilakukan agar segala kemungkinan yang terjadi dalam inovasi baru ini bisa diketahui.

"Implementasi sistem rujukan online mengacu pada pada regulasi Permenkes Nomor 001 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan, yang dalam waktu dekat akan dilakukan perubahan oleh Kementerian Kesehatan," katanya. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPJS Kesehatan Hentikan Uji Coba Sistem Rujukan Online"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved