BATAM TERKINI

Pipa ATB Bolak-balik Kena Garuk Alat Berat, DPRD Bakal Panggil Dinas Binamarga dan Kontraktor

Bocornya pipa pendistribusian air ATB untuk kesekian kalinya ternyata mendapat sorotan dari DPRD Kota Batam.

Pipa ATB Bolak-balik Kena Garuk Alat Berat, DPRD Bakal Panggil Dinas Binamarga dan Kontraktor
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bocornya pipa pendistribusian air ATB untuk kesekian kalinya ternyata mendapat sorotan dari DPRD Kota Batam.

Komisi I DPRD Kota Batam langsung melakukan sidak ke lokasi, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardianto, dan beberapa Anggota Komisi I, Musofa dan Yudi Kurnain.

"Saya hubungi langsung Dinas Binamarga Pemko Batam untuk minta pertanggungnawaban atas kecerobohan yang dilakukan kontraktor. Anehnya Dinas Binamarga tak tahu apa-apa dengan alasan proyek itu merupakan pekerjaan Kementerian PUPR," kata Budi, Jumat (2/11/2018).

Diakuinya, memang pekerjaan itu merupakan proyek Kementerian PUPR, tetapi prosedurnya pasti melalui Dinas Binamarga Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Baca: Pipa Air Sering Kena Garuk Alat Berat, ATB Bakal Layangkan Protes ke Kementerian PUPR

Baca: Lewat Depan Rumah Korban Lion PK-LQP, Warga Turun dan Jalan Sambil Tuntun Motor. Lihat Videonya!

Baca: INFO CPNS 2018 - Begini Cara Menjawab Soal Tes Karakteristik Pribadi Agar Lolos CPNS 2018

Baca: GEMPA HARI INI - Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Morowali Sulteng Jumat Siang Jam 12.51 WIB

Tak mungkin perwakilan Kementerian PUPR hadir di Batam langsung mencari kontraktor sendiri di Batam.

"Itukan aneh. Malah dibilang pula ketidakprofesional ATB dalam meletakkan pipa-pipanya. Kalau sesuai SOP harusnya melalui Dinas Binamarga. Tak mungkin mereka cari sendiri kontraktornya. Seharusnya dalam pengerjaan proyek ini, kontraktor harus melakukan koordinasi dengan ATB Kota Batam, ini tidak ada sama sekali," sesal Budi.

Budi menambahkan, pihak Binamarga tidak memberitahu siapa kontraktor dalam pengerjaan proyek tersebut. Lagi-lagi dengan alasan tidak mengetahuinya.

"Mereka seperti menutupi kontraktornya dalam pelaksanaan itu. Jadi ya kami duga ini ada unsur kesengajaan. Ngapain ditutup-tutupi," katanya.

Komisi II sedang menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) sekaligus menyelidiki kontraktor pengerjaan jalan tersebut.

"Kita panggil juga Dinas Binamarga tanya persoalan ini. Kebocoran ini bukan sekali melainkan udah kesekian kalinya," sesalnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD kota Batam, Jeffry Simanjuntak mengatakan memang proyek itu dari pusat tetapi verifikasi di lapangan melalui Dinas Binamarga Kota Batam.

Dalam hal ini dipertanyakan juga bagaimana wilayah kerja Pemko dengan BP Batam.

"Kedua pemerintah ini harus berkoordinasi," tuturnya.

Jeffry menambahkan kebocoran pipa ini sangat merugikan masyarakat. Di mana aliran air mereka menjadi tidak lancar padahal air itu sangat menjadi kebutuhan masyarakat. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved