Marak Kasus Pinjaman Dana Online, Ini Temuan Awal yang Diperoleh LBH Jakarta

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memaparkan temuan-temuan awal terkait kasus pinjaman online, berdasarkan

Marak Kasus Pinjaman Dana Online, Ini Temuan Awal yang Diperoleh LBH Jakarta
dreamstime
Ilustrasi transaksi keuangan secara digital 

TRIBUNBATAM.id - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memaparkan temuan-temuan awal terkait kasus pinjaman online, berdasarkan apa yang didapatkan dari laporan korban.

Diketahui, LBH Jakarta mengaku telah menerima pengaduan dari 283 korban pinjaman online, hingga Mei 2018 lalu.

Meskipun sudah diatur pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJP), nyatanya masih banyak pihak yang mendatangi LBH Jakarta dan mengeluhkan berbagai macam hal terkait kasus pinjaman online ini.

 
Dari pengaduan yang masuk ke LBH Jakarta, terdapat sejumlah temuan awal terkait kasus pinjaman online yang kerap terjadi.

Dilansir TribunWow.com dari website resmi LBH Jakarta, bantuanhukum.or.id berikut ini temuan awal LBH Jakarta mengenai kasus tersebut.

Baca: Caleg Cantik Ini Tiru Cara Unik Sandiaga Uno Minum Kopi yang Lagi Viral

Baca: OTT KSOP Pulau Sambu, Uang Pelicin Tiga Kali Diberikan Elimansyah Hia Kepada Totok

1. Penagihan dengan berbagai cara mempermalukan, memaki, mengancam, memfitnah, bahkan dalam bentuk pelecehan seksual;

2. Penagihan dilakukan kepada seluruh nomor kontak yang ada di ponsel konsumen/peminjam (ke atasan kerja, mertua, teman SD, dan lain-lain);

3. Bunga pinjaman yang sangat tinggi dan tidak terbatas;

4. Pengambilan data pribadi (kontak, sms, panggilan, kartu memori, dan lain-lain) di telepon seluler (ponsel) konsumen/peminjam;

5. Penagihan baik belum waktunya dan tanpa kenal waktu;

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved