CPNS 2018

INFO CPNS 2018 - Walikota Batam Minta Passing Grade Diturunkan. Ini Alasannya!

Walikota Batam HM Rudi meminta pemerintah pusat agar menurunkan standar passing grade bagi pelamar CPNS di Batam. Ini alasannya!

INFO CPNS 2018 - Walikota Batam Minta Passing Grade Diturunkan. Ini Alasannya!
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Pengarahan sebelum ujian CAT CPNS di Batam, Jumat (26/10/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perihal kuota honorer K2, Walikota Batam HM Rudi mengaku tidak bisa berbuat banyak. Rudi juga mengajukan pada pusat agar nilai passing grade diturunkan.

Walikota Batam, H.M Rudi mengatakan, kuota honorer K2 yang diberikan dari pemerintah pusat sangatlah terbatas. Rudi juga mengumpamakan jumlah honorer K2 dan kuota yang ada sangatlah tidak seimbang.

"Untuk K2 kuotanya 7, itu kebijakan dari pusat. Misalnya yang daftar 250 orang, terus yang lolos cuma 6 orang, itu hanya berapa persen? Kita akan laporkan ke Jakarta, apa solusi buat kami," paparnya.

Baca: Puluhan Peserta Tes CPNS 2018 Tertangkap Bawa Jimat di Bra hingga Celana Dalam. Ini Isi Jimatnya!

Baca: CPNS 2018 - Standar Passing Grade Kejam, Akademisi : Kalau Jokowi & Prabowo Ikut, Bisa Tidak Lolos

Baca: Dua Pengantin Rela Tinggalkan Resepsi Demi Tes CPNS. Usai Ijab Garap Soal Kompetensi

Lanjut Rudi, dirinya sudah mengajukan pada pusat agar nilai passing grade diturunkan, agar kuota CPNS untuk kota Batam dapat terpenuhi.

"Kalau saya mengajukan pada pusat agar passing grade nya diturunkan lagi kalau hari ini misalnya 290 ia diturunkan jadi 200. Tapi kita hitung setelah habis tes ini, Kita tau, berapa yang lolos passing grade yang saya sampaikan tadi, cukup tak kuota yang kita mau. Kalau cukup maka kita akan berhentikan di situ,
tapi kita tak main curang, sesuai nilai dia juga untuk memenuhi kuota 363 tersebut," paparnya

Rudi mengakui, Kementrian PAN-RB lah yang berhak menentukan pengajuan kota Batam diterima atau tidaknya.

"Semua wewenang pusat 100%, kita sudah bukan merekomendasi, tapi sudah kita minta kepada Menpan RB, kalau tidak kita tunggu keputusan dari pusat. Kan kita sudah turunkan surat ke Menpan RB, cuma kita menunggu balasan kebijakan Menpan RB. Saya takutnya banyak peserta yang ga diterima, ini baru lulus passing grade loh, masih banyak tes lagi," ujarnya. (*)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved