BATAM TERKINI

Rumah Tenggelam ke Dalam Laut, Dokumen dan Barang Berharga Hilang. Ini Harapan Warga Pulau Pecong

Dokumen penting yang tidak bisa diselamatkan lagi, seperti akta kelahiran, kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Rumah Tenggelam ke Dalam Laut, Dokumen dan Barang Berharga Hilang. Ini Harapan Warga Pulau Pecong
TRIBUNBATAM/ISTIMEWA
Salah satu rumah warga di Pulau Pecong roboh di hantam puting beliung, Minggu (4/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Dalam musibah Puting Beliung yang dialami warga Pulau Pecong, Kecamatan Belakang Padang, Minggu (4/11/2018) lalu, banyak barang-barang yang tidak bisa diselamatkan, temasuk surat-surat penting .

Slamet salah satu korban angin puting beliung mengaku, saat mendengar gemuruh angin di langsung lari ke luar dari dalam rumah dengan menggendong anaknya untuk menyelamatkan diri.

Rumahnya pun langsung di jatuh ke laut lalu tenggelam setelah dihantam angin puting beliung saat itu. Akibanya semua barang berharga dan dokumen penting tidak bisa diselamatkan. Ada yang hanyut terbawa arus laut dan sebagian lagi tenggelam.

"Hanya barang-barang seadanya saja yang bisa diselematkan. Selebihnya hanyut. Termasuk surat-surat penting," katanya.

Baca: Bantu Korban Puting Beliung Pulau Pecong, Kapolresta Barelang Serahkan Bantuan Bahan Bangunan

Baca: Rumah Hancur Disapu Angin Puting Beliung, Begini Perjuangan Warga Pecung Membangun Kembali Rumahnya

Baca: Tangisan Anak Selamatkan Siti dari Terjangan Angin Puting Beliung di Pulau Pecong

Baca: VIDEO Rekaman Pusaran Angin Puting Beliung di Pulau Pecong, Belakang Padang

Dokumen penting yang tidak bisa diselamatkan lagi, seperti akta kelahiran, kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Untuk itu dia berharap ada kemudahaan dari Pemerintah untuk mengurus dokumen penting yang hilang itu.

Camat Belakang Padang Ashraf Ali langsung menanggapi harapan warga yang menjadi korban puting beliung itu. Pihak Kecamatan Belakang Padang nantinya akan membantu pengurusan surat-surat penting yang hilang itu.

"Kalau yang hilang akibat kejadian ini (musibah anging puting beliung), pasti akan kita bantu. Kita akan mendahulukan," sebutnya.

Sejauh ini, masyarakat masih terlihat trauma dengan peristiwa tersebut. Sejeak didirikanya pos bantuan oleh Polresta Barelang, Pulau Pecong tersebut sering di kunjungi oleh anggota TNI dan Polri.

Keberaadan mereka di sana untuk membantu warga memperbaiki rumah dan menghibur anak-anak yang trauma pasca musibah.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved