BATAM TERKINI

Bisa Untungkan Parpol Tertentu, Anggota Dewan Minta Sembako Dibagi Usai Pemilu

pembagian sembako lebih tepatnya dilangsungkan pada Mei atau Juni saja. Sewaktu masyarakat yang beragama muslim menjelang merayakan Lebaran.

Bisa Untungkan Parpol Tertentu, Anggota Dewan Minta Sembako Dibagi Usai Pemilu
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Warga Sungai Harapan sedang mengantre mengambil paket sembako seharga Rp 50 ribu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Anggota Banggar DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho meminta pembagian sembako murah dilaksanakan setelah Pemilihan Umum (Pemilu) baru digelar kembali. Sehingga tidak dimanfaatkan atau tidak ditumpangi oleh oknum-oknum caleg atau partai.

"Dan hal ini juga kalau bisa disepakati oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Pasalnya untuk anggaran sembako murah, dianggarkan sekitar Rp7,6 miliar tahun 2019," ujar Udin, Rabu (7/11/2018).

Ia berharap pembagian sembako lebih tepatnya dilangsungkan pada Mei atau Juni saja. Sewaktu masyarakat yang beragama muslim menjelang merayakan Lebaran.

Baca: Pemko Gelontorkan Rp 7,6 Miliar Tapi Warga Bayar Rp 50 Ribu Per Paket Sembako. Udin: Kemana Duitnya?

Baca: Butuh Rp 7,6 Miliar Untuk Program Bazar Sembako Murah, Udin Minta Program Digelar Usai Pemilu 2019

Baca: BAZAR SEMBAKO - Satu Paket Rp 50 Ribu, Warga Sungai Harapan Bawa Pulang Beras, Minyak Goreng & Gula

Baca: Wujud Nyata Kasih, GPIB Rayakan Ulang tahun ke-70 dengan Kegiatan Bazar Murah Sembako

"Itu juga menjadi rekomendasi penting dewan, dalam pembahasan KUA PPAS APBD tahun 2019. Terlebih sebelumnya, sudah ada pembagian kupon sembako murah disertai kartu nama caleg," katanya.

Padahal, kata Udin, program sembako murah ini pembagiannya seharusnya sebelum Lebaran dan Natal. Namun nyatanya, dilakukan jauh hari sebelum itu. Sehingga berpeluang dibagikan menjelang Pemilu April 2019.

"Sama seperti sebelumnya. Untuk anggaran tahun ini juga gitu. Kita minta pembagiannya menjelang Lebaran dan Natal," tuturnya.

Poin pembagian tersebut akan direkomendasikan Banggar ke Sekda Kota Batam, sehingga terhindar dari penyalahgunaan kepentingan politik. Pasalnya saat ini sudah ada kejadian pembagian sembako, berikut dengan kartu caleg.

"Calegnya dan ada anggota dewan lain yang mendapatkan kupon sembako disertakan kartu nama caleg," sesalnya.

Setiap tahun kegiatan sembako murah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dianggarkan Rp 7,6 miliar. Namun masyarakat masih membayar Rp 50 ribu per paket.

Kegiatan ini menimbulkan pertanyaan masyarakat terhadap dana hasil penjualan sembako. Hal ini disampaikan beberapa anggota DPRD Kota Batam. Masyarakat meminta Pemerintah Kota Batam untuk menjelaskan dana hasil penjualan sembako murah.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved