Pemilu Paruh Waktu AS

UPDATE! Pemilu Paruh Waktu AS, Demokrat Ungguli Republik, Sulitkan Langkah Donald Trump

Jika trend ini terus berlanjut, maka Partai Demokrat akan mengambil alih parlemen atau House of Representatives dari dominasi Republik.

UPDATE! Pemilu Paruh Waktu AS, Demokrat Ungguli Republik, Sulitkan Langkah Donald Trump
CBS12.com
Sejumlah seleb, America Ferrera, Eva Longoria, Gina Rodriguez, Rosario Dawson dan Zoe Saldana ikut pemilu paruh untuk mendukung Andrew Gillum sebagai Gubernur Florida 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Pemilu paruh waktu Amerika Serikat  yang sedang berlangsung saat ini, menunjukkan kemenangan Partai Demokrat dari petahana Partai Republik.

Update terakhir yang dilansir Tribun Batam dari CBS News, hingga saat ini, Rabu (7/11/2018), pukul 13.00 WIB, Partai Demokrat sudah menguasai 202 kursi parleman, sementara Partai Republik baru 188 kursi.

Jika trend ini terus berlanjut, maka Partai Demokrat akan mengambil alih parlemen atau House of Representatives dari dominasi Republik.

Sementara itu, kursi senat masih dikuasai oleh Partai Republik dengan penguasaan 51 kursi sementara Demokrat 43 kursi.

Minat warga AS untuk mengikuti Pemilu paruh waktu yang digelar paeda pertengahan masa jabatan pemerintahan ini juga meningkat dari 24 juta menjadi 34,5 juta orang.

Pemilu ini juga akan menjadi gambaran Pemilu presiden berikutnya karena Presiden Donald Trump kembali akan mencalonkan diri untuk periode kedua, dua tahun lagi.

Total kursi parlemen atau DPR yang diperebutkan berjumlah 435 kursi, 35 dari kursi Senat yang beranggotakan total 100 orang. 

Selain itu, 36 jabatan gubernur juga diperebutkan dalam pemilu paruh waktu kali ini.

Sebanyak 34 gubernur dari 50 negara bagian Amerika Serikat memilih gubernur mereka untuk masa jabatan empat tahun. Namun, Vermont dan New Hampshire memilih gubernurnya untuk masa jabatan dua tahun.

Pemilu paruh waktu kali ini diperkirakan lebih panas dari sebelumnya setelah kekalahan menyakitkan Hillary Clinton atas Trump pada Pilpres 2016 lalu.

Clinton, secara umum, memenangkan hati rakyat Amerika Serikat, namun kalah dalam jumlah suara perwakilan karena kantong-kantong suara yang banyak wakil, dimenangkan oleh Republik.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved