BATAM TERKINI

Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Urus UWT dan IPH Bisa Lewat Mobil Keliling BP Batam

Ke depannya BLINK pada periode ketiga, akan dilaksanakan di tiga titik. Terkhusus di daerah yang masa UWT nya akan habis dalam 1-2 terakhir.

Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Urus UWT dan IPH Bisa Lewat Mobil Keliling BP Batam
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menyalami petugas BP Batam Layanan Keliling (BLINK) usai meninjau armada operasional di Harbourbay Batam, Kamis (9/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-BP Batam layanan keliling (BLINK) periode kedua tahun 2018 mengalami peningkatan 40 persen dari periode pertama. Periode ketiga tahun 2018 akan digelar di tiga titik.

Direktur PTSP BP Batam, Ady Soegiharto menjelaskan, BLINK yang sudah di launching pada Agustus 2018 mendapat respon yang cukup baik di masyarakat.

"BLINK yang sudah di launching oleh kepala BP Batam pada bulan Agustus 2018, pada periode kedua ini diselenggarakan di 4 titik (Tiban MC Dermott 1 dan 2, Plamo Garden dan Costa Rica) diperkirakan masyarakat yang akan memperpanjang UWT(Uang Wajib Tahunan) lebih kurang 107 pemohon. Dan itu lebih banyak 40 persen dari periode pertama yang hanya 56 pemohon," jelas Ady dalam konferensi pers di ruang Humas BP Batam, Kamis (8/11/2018).

Ady mengasumsikan biaya dari ratusan pemohon layanan BLINK (UWT dan IPH) akan langsung dibayarkan kepada negara.

"Kita coba mengasumsikan 107 pemohon yang memperpanjang UWT tadi, lebih kurang Rp 914 juta yang akan dibayarkan kepada negara. Dan Kami akan terus mengembangkan pelayanan dari sisi pembayaran UWT dan IPH tersebut. Karena dari program pimpinan kita akan mendekatkan layanan kepada masyarakat," katanya.

Ke depannya BLINK pada periode ketiga, akan dilaksanakan di tiga titik. Terkhusus di daerah yang masa UWT nya akan habis dalam 1-2 terakhir.

"Untuk periode ketiga tahun 2018, akan dilaksanakan pertengahan November 2018 ini. Ada 3 titik (Perumahan greendland, Anggrek Mas Batam Centre dan Masyeba Mas Sekupang. Rata-rata di daerah tersebut yang akan masa berakhir masa UWT-nya, ada yang sisa 1-2 tahun," terangnya.

Ady memaparkan, BP Batam ingin lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam pelayanan pembayaran UWT dan IPH.

Baca: BP Batam Kembali Terima Penghargaan dari Komisi Informasi Publik

Baca: Peserta Paduan Suara BP Batam Gelar Latihan di Gedung Balairung Sari lantai lll BP Batam

Baca: Tak Perlu Antre Lama, Warga Bisa Urus Perizinan Lahan di BLINK, BP Batam Jemput Bola ke Masyarakat

Baca: Warga Baloi Mas Padati Stan BLINK. Urus Perpanjang UWT dan IPH Paling Banyak

"Kita coba memfasilitasi program online, kepada masyarakat tidak semua masyarakat paham online. Ada yang punya perangkat tidak mengerti menggunakannya ada juga yang tau menggunakannya tetapi tidak mempunyai perangkatnya. Maka dari itu kita ingin jemput bola, terutama pelayanan pembayaran UWT dan IPH walaupun program tersebut sudah secara online," katanya.

Usaha lainnya dari BP Batam untuk mendekatkan diri kepada masyarakat adalah merubah aturan dan tarif sebelumnya.

"Kita sendiri dari aturan BP Batam sudah berusaha merubah dari tarif dan masa berlaku. Perpanjangan itu minimal 5-10 tahun sudah bisa dilakukan. Perubahan kebijakan dan aturan pembayaran dan pelayanan UWT merupakan upaya diri mendekatkan diri kepada masyarakat untuk menjemput bola," katanya
.
Ke depannya pada tahun 2019, BLINK akan disiapkan di tempat-tempat keramaian dan strategis di Batam.

"Ke depannya di tahun 2019, kami mengharapkan juga dari pimpinan akan menyiapkan corner-corner di tempat keramaian seperti mal dan tempat strategis di Batam. Tahap pertama mungkin hanya informasi kita lakukan di hari libur misalkan ke depannya masyarakat bisa melakukan pembayaran perpanjangan dan peralihan hak di titik keramaian tersebut, sama seperti samsat," ujarnya.(drs)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved