LION AIR JATUH

Pencarian dan Evakuasi Korban Lion Air PK-LQP JT610 Diperpanjang, 448 Personel Gabungan Diterjunkan

Perpanjangan berlaku efektif hari ini melibatkan 448 personel gabungan. Lion Air mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang dipimpin Basrnas

Pencarian dan Evakuasi Korban Lion Air PK-LQP JT610 Diperpanjang, 448 Personel Gabungan Diterjunkan
Twitter: SAR Nasional
Basarnas sedang melakukan penyelaman di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 

TRIBUNBATAM.id-Operasi pencarian dan evakuasi serta pencarian penumpang, kru dan pesawat Lion Air JT-610 registrasi pesawat PK-LQP diperpanjang selama tiga hari, setelah dilakukan evaluasi dari lapangan.

Corporate Communications Strategic of  Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan dalam operasi pencarian dan evakuasi itu melibatkan 448 personel gabungan, termasuk tim penyelam terdiri dari Basarnas 201 orang, TNI AD 25 orang, TNI AL 81 orang, TNI AU 12 orang, Polri 30 orang, Palang Merah Indonesia (PMI) 30 orang, Indonesia Diver lima orang, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) 10 orang dan Pertamina 84 orang.

"Perpanjangan berlaku efektif hari ini melibatkan 448 personel gabungan. Lion Air mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang dipimpin Basrnas atas dedikasi, koordinasi, kerjasama yang solid, sehingga sampai sekarang (hari ke-11) proses tersebut terus berjalan," kata Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan pers yang diterima TRIBUNBATAM.id, Kamis (8/11/2018).

Baca: Rekaman Pembicaraan Terakhir Petugas ATC dengan Pilot Lion Air Sebelum Jatuh Terungkap

Baca: Ikut Evakuasi Korban Lion Air PK-LQP JT610, Agus Sulaiman: Saya Hanya Bisa Menangis di Dalam Air

Baca: TERUNGKAP! Ini 2 Fakta Baru Terkait Jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP JT610

Baca: Diajak ke Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP, Tangisan Keluarga Pecah. Ya Allah Papa Disana

Danang menyebutkan untuk pencarian wilayah perairan (unsur laut) mengerahkan 29 unit kapal. Luas area pencarian bawah air 3,6 KM2 dengan kapal Teluk Bajau Victory.

Daerah prioritas pencarian permukaan air seluas 35 NM2 sepanjang garis pantai Tanjung Karawang dan Tanjung Pakis, Jawa Barat.

"Operasi pencarian melalui jalur udara seluas 190 NM2 menggunakan tiga helikopter, yaitu satu unit HR -1519, satu unit HR -1301, satu unit HS -4207. Untuk unsur penanganan di darat tersedia ambulance 16 unit, yang meliputi sembilan unit dari Polri dan PMI tujuh unit," katanya.

Menurutnya, pada Rabu (07/11/2018), Lion Air menerima konfirmasi dari Basarnas evakuasi satu kantong jenazah, sehingga total terbaru ialah 187 kantong.

"Proses identifikasi (Disaster Victim Identification) yang berada di RS Polri tetap dilakukan. Tim DVI POLRI telah memberikan konfirmasi hasil identifikasi 51 jenazah hingga Rabu (07/11/2018)," ujarnya.(bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved