BATAM TERKINI

Sempat Hebohkan Batam, Enam Terdakwa Tarian Erotis Dijatuhi Hukuman 7 Bulan Penjara

“Meyakinkan secara sah, dengan ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama tujuh bulan penjara,” kata Hakim Chandra

Sempat Hebohkan Batam, Enam Terdakwa Tarian Erotis Dijatuhi Hukuman 7 Bulan Penjara
istimewa
Tiga penari erotis beraksi saat acara Pesta Rakyat di Dataran Engku Putri, Sabtu (14/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM–Enam terdakwa dalam perkara tarian erotis di Batam masing-masing tiga panitia Aksa Kirana, Haryono Mulyono, Angga Syahbana Putra, tiga penari erotis Noppy Putri Lestary alias Ulan, Ratna Sari alias Nana dan Hesturina alias Rina divonis tujuh bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam dalam sidang yang berlangsung Kamis (8/11/2018).

Vonis Majelis Hakim itu lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut delapan bulan penjara.

Secara bergantian amar putusan terhadap enam terdakwa itu dibacakan secara bergantian oleh Majelis Hakim yang dipimpin Muhammad Chandra dan dibantu anggota majelis hakim masing-masingb Hera Polosoa Destiny dan Redite Ika Septina, yang dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang Manurung dan Pengacara Risman R Siregar SH.

“Meyakinkan secara sah, dengan ini menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama tujuh bulan penjara,” kata Hakim Chandra.

Usai membacakan putusan tersebut, baik JPU maupun pihak terdakwa menerima putusan tanpa banding.

“Terima yang mulia,” kata Rumondang menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Baca: Sidang Perdana 6 Terdakwa Tarian Erotis Digelar Tertutup, Ini yang Diungkapkan Penasihat Hukum

Baca: Kejari Batam Belum Pastikan Berkas Kasus Tarian Erotis di Engku Putri Lengkap, Ini Alasannya!

Baca: Apakah Wako Batam Rudi Lepas Tangan Soal Tarian Erotis di Pesta Rakyat? Ini Komentar Pedasnya

Baca: Dua Panitia Tarian Erotis Jadi Tersangka. Kasat Reskrim: Ancaman Hukuman Maksimal 15 Tahun

Suasana sidang itu terlihat riuh sesaat. Karena usai persidangan, pengunjung sidang yang merupakan keluarga para terdakwa ada yang menangis seraya bercanda.

Kepada wartawan, Risman R Siregar SH salah satu penasihat hukum terdakwa mengatakan, seluruh terdakwa telah menyesali perbuatannya.

“Itu semua terjadi karena kelalaian klien kami. Dengan vonis ini, juga kami sudah terima,” kata Risman.

Sebelumnya, perkara tarian erotis itu sempat membuat heboh Batam. Acara pesta rakyat yang digelar di Pelataran Engku Putri Kota Batam, Sabtu (14/4/2018) lalu itu bertepatan dengan hari besar salah satu keagamaan.

Acara yang digelar oleh Penjaga marwah Rudi (PMR) dan Anggota Club motor NVLF BP-Batam dengan mengundang tiga perempuan penari dari Pub Morena dinilai sangat melanggar susila yang ada.

Kemudian dilaporkan, dan ditangkap. Polisi menersangkakan para tersangka sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved