BATAM TERKINI

Tidak Hanya Broker Properti, Gudang Mainan Anak Tanpa SNI di Batam Juga Ikut Disegel Ditjen PKTN

"Kita sudah melihat langsung dua gudang yang menyimpan mainan anak-anak ini. Dan tadi setelah kita periksa sebagian ada yang tidak menggunakan SNI

Tidak Hanya Broker Properti, Gudang Mainan Anak Tanpa SNI di Batam Juga Ikut Disegel Ditjen PKTN
TRIBUNBATAM/EKO SETIWAN
Dirjen PKTN meninjau salah satu kantor Broker Properti di Batam. Empat kantor Properti disegel untuk sementar waktu tidak boleh beroperasi sampai semua izin selesai di urus 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Selain menyegel dan menutup empat kantor Broker Property di Kota Batam, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementrian Perdagangan juga menyegel gudang mainan di Kota Batam, Kamis (8/11/2018) sore.

Kedua gudang mainan ini terindikasi menjual mainan anak-anak yang tidak standar nasional Indonesia (SNI). Gudang maianan yang di datangi teraebut kemudian disegel dan tidak boleh beroperasi selama proses penyidikan berlangsung.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Veri Anggrijono dalam kegiatan di Batam melihat langsung beberapa mainan yang tidak menggunakan SNI tersebut.

Menurutnya, mainan ini sangat berbahaya jika dipegang oleh anak-anak. Apalagi, biasanya anak-anak bermaian sering menggigit mainan tersebut.

"Kita sudah melihat langsung dua gudang yang menyimpan mainan anak-anak ini. Dan tadi setelah kita periksa sebagian ada yang tidak menggunakan SNI," sebut Veri.

Jikapun ada yang memakai SNI, nantinya mereka juga akan melakukan pemeriksaan langsung. Sebab sebagian mainan yang ada SNI tersebut hanyalah SNI yang ditempel dengan menggunakan kertas. Bukan SNI timbul yang ada ditubuh mainan.

Baca: Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kemendag Segel Broker Rumah di Batam

Baca: Empat Perusahaan Broker Properti di Batam Disegel DJPKTN Kemendang, Hal Ini Jadi Penyebabnya

Baca: Ratusan Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia Dipulangkan. Ternyata Ini Masalah yang Dihadapi

Baca: KUA PPAS 2019 Disepakati Rp 2,8 Triliun, Riky Sebut Nota Kesepakatan Berpotensi Cacat Hukum

"Ini untuk sementara akan kita segel dulu, jika nanti dalam pemeriksaan diketahui ada kesalahan, semuanya akan kita musnahkan," sebutnya.

Dua gudang yang disegel terasebut yakni Gudang yang berada di pertokoan kawasan Sei Panas dan Gudang yang berada di kawasan Union Industerial Park, Batu Ampar.

Untuk diketahui, SNI wajib sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24/M-IND/PER/4/2013 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) mainan secara wajib, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 55/M-IND/PER/11/2013 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24/M-IND/PER/4/2013 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Mainan Secara Wajib, dalam rangka perlindungan konsumen.‎(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved