TANJUNGPINANG TERKINI

Usia Lelaki Tua Ini Sudah Satu Abad. Namun, Tubuhnya Tetap Tegap. Ada yang Unik dari Kakek Ini

Ratusan bungkusan kertas juga bergantungan di sekitar atap rumahnya. Bungkusan itu diikat berjejer sehingga menambah kumuh kondisi rumah

Usia Lelaki Tua Ini Sudah Satu Abad. Namun, Tubuhnya Tetap Tegap. Ada yang Unik dari Kakek Ini
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Domianus saat memberi makan binatang peliharaannya 

Baginya, binatang peliharaan menjadi nomor satu. Dia bahkan oleh tidak makan dalam sehari, asalkan binatang-binatang peliharaannya bisa makan.

"Ada orang selalu kasih saya makan. Tapi saya tidak minta," ucapnya.

Setelah selesai memberi makan binatang peliharaannya, lelaki tersebut pun memperkenalkan diri. Dia bernama Domianus, seorang perantau asal Flores. Namun sayang, dia sudah lupa akan usianya sendiri.

Dia coba membangkitkan kembali kenangan yang membuat orang bisa menaksir usianya. Dia hanya ingat mulai menginjakkan kaki di Tanjungpinang sekitarnya tahun 1962.

"Waktu itu umur saya sekitar 40, mau sampai 50 tahun. Soalnya adik saya umurnya sekitar 30 tahun, sudah punya lima anak," ucapannya.

Baca: Begini Prediksi Line Up Persib Bandung vs PSMS Medan: Persib Diatas Angin

Baca: Guns N Roses Minta Disediakan Nasi Goreng dan Rendang di GBK

Baca: Air Laut Surut, Jamilaih yang Baru Melahirkan Terpaksa Ditandu oleh Anggota Polsek Belakang Padang

Baca: Stiker WhatsApp Tidak Muncul? Ini Solusi Mudah Mendapatkannya di Hape Samsung, Xiaomi, Oppo & Vivo

Domianus mengenang, saat pertama kali menginjakkan kaki di Tanjungpinang, hampir semua wilayah masih dipenuhi hutan belantara. Dia pun mulai bekerja dengan menjaga lahan para pemilik tanah.

Seakan hidup menyatu dengan alam, lelaki itu makan dan minum dari apa yang ada. Dia mengaku hanya makan daun getah dan minum air parit.

"Dulu mana ada warung makan macam sekarang. Saya kuat sampai sekarang karena makan daun getah lah," ucapnya dengan logat melayunya.

Hidup dari alam dengan kondisi apa adanya juga menjadi alasan bagi Domianus untuk tidak beristri. Dengan polos, dia mengaku tidak mau mencari pasangan hidup karena takut tidak ada yang menyukainya.

Lagi pula sejak awal datang ke Tanjungpinang, Domianus jarang bertemu seorang pun wanita. "Mana ada perempuan waktu itu. Perempuan mana mau juga makan daun getah," ujarnya dengan raut wajah serius.

Halaman
1234
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved