BISNIS

IMP Siap Danai Mega Proyek, Syaratnya Dokumen dan Perizinan Harus Valid

Pemilik proyek harus mempunyai kapasitas issued MT760 atau bank guarantee, seluruh dokumennya valid, dan proyeknya siap dibangun.

IMP Siap Danai Mega Proyek, Syaratnya Dokumen dan Perizinan Harus Valid
TRIBUNBATAM/ISTIMEWA
paling kiri CEO IMP Dr. Herdian Asdien SH MM usai melakukan pertemuan di Jakarta 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Investor Mega Project (IMP) Jakarta memberikan kemudahan bagi para pemilik proyek yang ingin membangun dan mengembangkan proyeknya di seluruh wilayah Indonesia.

Inisatif ini diambil sebagai ikhtiar dan langkah konkret turut memberikan kontribusi positif membangun NKRI dengan memanfaatkan dana investor dari dalam maupun luar negeri. Demikian dikatakan Chief Executive Officer (CEO) IMP Jakarta, Dr H. Herdian Asdien SH MM dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/11).

Dia menyebutkan pendanaan (mega) proyek itu dibiayai oleh dua investor, yakni investor dalam negeri dan luar negeri. Untuk pembiayaan investor dari dalam negeri nilai proyeknya minimal Rp 100 miliar. Sedangkan pendanaan investor luar negeri nilai proyeknya minimal Rp 1,5 triliun.

Menurut Herdian Asdien, pendanaan proyek khusus konstruksi ril. Meliputi proyek pembangunan pabrik, gedung, hotel, kondominium, rumah sakit, real estate atau property, perumahan, town house, apartemen, resort, mall, trade center, kawasan industri terpadu, atau jenis lainnya.

Adapun pendanaan investor dari luar negeri dengan nilai proyek minimal Rp 1,5 triliun dengan interest sangat ringan sebesar 1,5 persen per tahunnya.

Pemilik proyek harus mempunyai kapasitas issued MT760 atau bank guarantee, seluruh dokumennya valid, proyeknya siap dibangun, dan pengerjaan konstruksi minimal 3 sampai dengan 15 tahun.

Baca: IMP Siap Danai Mega Proyek, Syaratnya Dokumen dan Perizinan Harus Valid

Baca: Beri Kemudahan Berinvestasi dan Pariwisata, BP Batam Gelar Workshop OSS di Jateng

Baca: Pengusaha Mesir Tertarik Jajaki Investasi Penyimpanan Minyak dan Ekspor Buah-buahan dari Karimun

Baca: Ciptakan Iklim Investasi Sehat, Kepala BP Batam Temui Kapolda Kepri Minta Dukungan

“Pembiayaan ini diberikan untuk mendukung para pemilik proyek yang ingin membangun proyeknya namun terkendala masalah keuangan. Mulai company profile, RAB, summary project, business plan atau persyaratan (perizinan) harus sudah lengkap. Jika sudah komplet bisa diajukan ke kami untuk dipelajari dan selanjutnya disurvei ke lokasi proyeknya,” ujar Herdian.

Khusus untuk pendanaan proyek investor dalam negeri dengan nilai minimal Rp 100 miliar pemilik proyek diberikan banyak kemudahan. Seperti tidak ada biaya di muka (down payment), tidak perlu jaminan (koleteral), memiliki landing account di bank dengan saldo minimal minimal Rp 3 miliar atas nama perusahaan itu sendiri.

“Minimal nilai proyeknya Rp 100 miliar, seluruh dokumen valid, siap dibangun, bisa joint account system atau sistem kerja sama (sharing profit). Sedangkan pengerjaan konstruksi proyek minimal 2 sampai 15 tahun. Termasuk pendanaan proyek dengan jaminan SKBDN juga kita danai,” jelas Herdian. (*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved