Karimun Terkini

Ini Penyebab Hafni Hastuti dan Anaknya Selamat Dari Ledakan Mobil

Warga Kampung Harapan RT 001 RW 002, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing yang tenang mendadak berubah riuh

Ini Penyebab Hafni Hastuti dan Anaknya Selamat Dari Ledakan Mobil
TRIBUNBATAM.id/RACHTAYAHYA
Kondisi mobil terbakar di Karimun, Jumat (9/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Warga Kampung Harapan RT 001 RW 002, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing yang tenang mendadak berubah riuh, Jumat (8/11/2018) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Satu unit mobil sedan bertipe KIA Cerato mendadak terbakar di tepi jalan perkampungan tersebut.

Saksi menuturkan terdengar dua kali ledakan dari mobil sedan dengan nomor polisi BP 1514 QY warna hitam tersebut.

Baca: Setelah Bom Meledak, Perwira Polisi Ini Langsung Sambar Anak Pelaku Bom: Saya Takut Mobil Terbakar

Baca: Mobil Sedan Mewah Terbakar di Karimun, Terdengar Dua Kali Ledakan

Baca: Sebuah Mobil Hangus Terbakar dan Ditinggal di Pinggir Jalan Batam Centre. Polisi Lacak Pemiliknya!

"Iya, kejadiannya sekitar bengkel mobil Tatang. Ada dua kali ledakan terdengar," ujar seorang saksi mata kepada Tribunbatam.id.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Mobil sedan tersebut rusak parah di bagian depannya. Untung api berhasil dipadamkan warga menggunakan pemadam seadanya dengan cara memecah kaca depan mobil.
Pengendara mobil mewah yang diketahui bernama Hafni Hastuti (37) seorang pegawai honor. Saat kejadian, Hafni hendak mengantarkan putranya bernama Danis (7) ke sekolah di SD Swasta Cendikia.

Dalam perjalanan, Hafni memutuskan berhenti untuk berbelanja di toko kelontong "Laris Manis" sekitar lokasi kejadian.

Kebakaran mobil sedan Ford Fiesta BP 1514 QY warna hitam terjadi saat Hafni dan anaknya berada di dalam toko kelontong.

"Hafni dan anaknya sudah turun saat kebakaran tapi belum sempat berbelanja, saudari Hafni Hastuti melihat tetesan api dari bawah mesin mobilnya, sontak Hafni berlari ke mobil untuk mematikan mesin dan mencabut kunci mobilnya," kata Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono.

Hafni kemudian teriak meminta tolong kepada warga sekitar, namun api semakin membesar.

"Api dapat dipadamkan oleh Damkar dengan bantuan warga sekitar," ujar Budi.

Akibat kebakaran itu, Hafni diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 90 juta."Diperkirakan kebakaran disebabkan oleh api konsleting di bagian mesin," kata Budi.

Budi juga mengimbau kepada masyarakat pemilik kendaraan senantiasa mengecek kendaraan sebelum digunakan.

"Atas kejadian ini imbauan saya kepada semua pengendara kendaraan bermotor khususnya roda 4 untuk tetap selalu mengecek secara rutin kondisi kendaraannya yang berkaitan dengan kelistrikan kendaraan siapa tahu ada kabel yang terkupas sehingga bisa memicu arus pendek," kata Budi.

Jika kendaraan parkir sebaiknya mematikan mesin mobil. Berikutnya jangan meninggalkan anak atau penumpang di dalam mobil sementara si pengendaranya keluar dari mobil.

"Semoga tidak ada kejadian seperti ini lagi," tutur Budi Kapolsek Tebing. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved