Kekuatan Militer Rusia Bangkit, Ini Skenario Jika Rusia Benar-benar Menyerang NATO

Dua dekade setelah runtuhnya Uni Soviet tak ada perkembangan berarti di kemiliteran Rusia hingga puncaknya pada Perang Georgia-Rusia 2008.

Kekuatan Militer Rusia Bangkit, Ini Skenario Jika Rusia Benar-benar Menyerang NATO
KOMPAS/AFP/MLADEN ANTONOV
Tank-tank Rusia berparade di akhir latihan militer Vostok 2018 yang digelar di dekat perbatasan China. 

TRIBUNBATAM.id - Rusia menggelar latihan militer Zapad yang dilakukan sebagai bentuk unjuk kekuatan agar NATO menyadari negeri itu selalu siap untuk berperang pada tahun 2017.

Untuk mengurangi keresahan Barat, saat itu pemerintah Rusia mengatakan, latihan tersebut hanya merupakan persiapan operasi kontra-terorisme dan hanya diikuti 10.000 personel saja.

Namun, kenyataannya latihan itu akhirnya diikuti 100.000 personel dengan skenario invasi Rusia ke Eropa Timur.

Pesannya jelas bahwa militer Rusia yang dulu perkasa kini sudah kembali.

Latihan sejenis kembali digelar pada September 2018 dengan nama sandi Vostok.

Baca: Harusnya Pensiun Tahun Depan, Sersan Sheriff Jadi Korban Tewas Penembakan Massal di Bar California

Baca: Dipicu Ejekan, Seorang Anggota DPRD Ditusuk Tetangganya hingga Bersimbah Darah

Baca: Tersangka Beraksi di Rumah Kosong. Ini 7 Fakta Hasil Rekonstruksi Kasus Bidan Disuntik 56 Kali

Kali ini Rusia tak sendirian karena mengundang China dan Mongolia ikut serta dalam latihan yang diikuti 150.000 personel, 8.000 peralatan tempur, 600 pesawat tempur, dan 80 kapal perang.

Kembali Rusia mengatakan, latihan ini hanya sekadar untuk mengasah kemampuan manuver militer dan bukan persiapan sebuah invasi.

Meski demikian tetap saja, negara-negara Barat yang tergabung dalam NATO khawatir suatu hari nanti Rusia akan melakukan invasi.

Setelah runtuhnya Uni Soviet, militer Rusia mengalami stagnasi.

Meski secara ukuran masih cukup besar tetapi kemampuan tempurnya amat buruk.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved