BATAM TERKINI

Penyegelan Broker Properti dan Gudang Mainan. Jadi : Bapak Jangan Main-main Sama Orang Batam Ya

Itu namanya permaianan bisnis. Bapak jangan main-main sama orang Batam ya! Kalau mereka mau sikat, saya disini juga bisa sikat

Penyegelan Broker Properti dan Gudang Mainan. Jadi : Bapak Jangan Main-main Sama Orang Batam Ya
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajaguguk saat memberikan penjelasan terkaii penyegelan borker properti dan gudang mainan yang dilakukan Ditjen PKTN yang diduga merupakan persaingan bisnis. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Adanya penyegelan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI terhadap perusahaan agen properti dan gudang mainan di Batam membuat Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk, terus marah.

Jadi menduga ada persaingan bisnis sehingga membuat Dirjen PKTN melakukan penggerebekan di Kota Batam.

"Saya sudah telepon Sekjen Kemendag. Kadin sepaham dengan pemerintah, kalau pengusaha tidak mengikuti peraturan wajib ditindak. Namun penindakan itu harus prosedural," sebut Jadi, yang ditemui di kantornya, Jumat (9/11/2019) siang.

Jadi juga membahas terkait SNI, menurutnya, Batam ini merupakan kawasan FTZ. Bagaimana pemberlakuan SNI di kawasan ini karena barang-barang yang keluar masuk belum dikatakan import dan ekspor.

"Barang yang masuk ke Batam sudah diketahui BP Batam selaku penguasa kawasan. Banyak Kementrian yang berkaitan dengan impor ekspor sudah menyerahkan kewenangan kepada BP Batam. Harusnya kan memberitahukan kepada BP Batam dulu," katanya.

"Saya lihat dia juga membawa ketua asosiasi perdagangan mainan, jangan-jangan ini pesanan karena persaingan usaha," sebutnya berapi-api.

Di depan awak media, Jadi juga menelepon Setiadi Lukas yang merupakan Ketua Asosiasi Pengusaha Mainan yang selama ini berdomisili di Jakarta. Saat menelepone, Jadi menggunakan nada suara tinggi.

"Bapak ke sini ngapain, seharusnya sebelum melakukan penggerebekan bapak harus memberikan pemahaman dulu kepada anggota bapak disini," sebut Jadi.

Baca: Kadin Tuding Penyegelan Broker Properti dan Gudang Mainan Persaingan Bisnis, Jadi Hubungi Kemendag

Baca: Tak Kantongi SIUP dan Izin, 4 Perusahaan Broker Rumah di Batam Disegel Kemendag

Baca: Tidak Hanya Broker Properti, Gudang Mainan Anak Tanpa SNI di Batam Juga Ikut Disegel Ditjen PKTN

Baca: Empat Perusahaan Broker Properti di Batam Disegel DJPKTN Kemendang, Hal Ini Jadi Penyebabnya

Saat menelepon, Jadi sengaja mengaktifkan pengeras suara di ponselnya. Agar wartawan bisa ikut mendengar percakapan mereka.

Dari percakapan tersebut, Setiadi Lukas mengatakan kalau tidak ada anggotanya di Batam. Kedatangannya ke Batam karena diajak Dirjen untuk menyaksikan penyegelan gudang maianan ini.

"Itu namanya permaianan bisnis. Bapak jangan main-main sama orang Batam ya! Kalau mereka mau sikat, saya disini juga bisa sikat," sebut Jadi dengan sedikit membentak.

Diujung percakapan itu, Setiadi hanya mengatakan, silahkan saja Jadi mengkonfirmasi kepada pihak Dirjen yang melakukan kegiatan di Batam kemarin.

"Bapak jangan ancam saya, silahkan saja bapak tanya langsung orang Dirjennya. Saya datang ke sini hanya diundang untuk melihat langsung kegiatan itu," sebutnya dan kemudian mematikan sambungan telepon.

Usai berbicara melalui sambungan telepon, kemudian Jadi menerangkan kepada wartawan, kalau kegiatan kemarin itu diduga hanyalah persaingan bisini.(koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved