Tanjungpinang Terkini

Tiga Jaksa Akan Periksa Dokter Penyuntik Bidan Cantik 56 Kali. Ternyata Yusrizal Dikenakan Pasal Ini

Dugaan penganiayaan dengan tersangka dokter Yusrizal memasuki tahap penyidikan

Tiga Jaksa Akan Periksa Dokter Penyuntik Bidan Cantik 56 Kali. Ternyata Yusrizal Dikenakan Pasal Ini
Tribun Batam/Wahib Wafa
Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Dugaan penganiayaan dengan tersangka dokter Yusrizal memasuki tahap penyidikan. Surat dimulainya penyidikan pun sudah diterima Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.

Namun ada sedikit perbedaan apa yan disampaikan polisi sebelumnya, dimana Yusrizal sebelumnya hanya dikenakan undang-undang tenaga medis, namun kejaksaan sendiri justru menerima pasal penganiayaan.

Baca: Dokter Suntik Bidan Cantik 56 Kali Hingga Pingsan 3 Jam, Ini 7 Fakta Hasil Rekonstruksi

Baca: Kasus Dokter Suntik Bidan 56 Kali di Tanjungpinang, Ini Pasal yang Akan Dikenakan pada Tersangka

Baca: Dokter Suntik Bidan 56 Kali sampai Pingsan. Yusrizal Sempat Tolak Pakai Kalung Tulisan Tersangka

"Setahu kami yang kami terima SPDP-nya dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan. Bukan pasal 84 tentang kesehatan," kata Kasintel Intel Kejari Tanjungpinang Ricardo Marpaung dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Menurut Ricardo, pihaknya sudah memilih siapa saja jaksa yang akan memeriksa Yusrizal sekaligus yang akan menyidangkan.

Ricardo mengatakan, tiga jaksa tersebut diantaranya Kasipidum Kejari Tanjungpinang Amriansyah, Noly Wijaya, dan Ramdani. "Ia jaksanya mereka," tuturnya.
Kasus dugaan penganiayaan ini sebelumnya dilaporkan oleh Winda, seorang bidan yang mengaku mendapat suntikan 56 kali oleh dokter Yusrizal.

Sebelumnya polisi sudah melakukan Polres Tanjungpinang melakukan rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan yang menjerat dokter Yusrizal Saputra, Selasa (7/11/2018).

Yusrizal Saputra ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap bidan Winda di kediaman tersangka di perumahan Pinang Mas nomor 20, Batu 8 Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Dalam laporan itu, Winda mendapat suntikan sebanyak 56 kali.

Proses rekonstruksi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB di rumah tersangka dengan disaksikan pihak Kejaksaan dan pengacara.

Rekontruksi diawali saat Yusrizal menjemput Winda dari klinik tempatnya bekerja. Kemudian tersangka menggunakan mobil membawa bidan Winda menuju dalam rumahnya.

Sempat dalam reka ulang tersebut, Yusrizal menolak memakai kalung yang bertuliskan tersangka.

"Jangan tak usah nggak pakai tak apalah," kata Urip Santoso pengacara Yusrizal.

"Tidak bisa pak, harus pakai. Korban saja pakai," kata Kanit PPA polres Tanjungpinang Ipda Chintya Siregar.

"Malu pula dia pakai kalung tersangka," kata seseorang menyeletuk di tempat rekonstruksi.

Rekonstruksi sendiri berlangsung 20 menit mulai dari penjemputan hingga tersangka keluar dari kediamannya.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved