KEPRI TERKINI

Beras Singapura & Thailand Dikirim ke Jawa Dulu Baru ke Kepri, Ini Kata Gubernur Nurdin Basirun

Kendatipun pasokan masih aman, Nurdin tetap melakukan langkah antisipasi untuk menekan prosedur distribusi beras yang cukup panjang dan memakan waktu.

Beras Singapura & Thailand Dikirim ke Jawa Dulu Baru ke Kepri, Ini Kata Gubernur Nurdin Basirun
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau stok beras di Kepri, Sabtu (10/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pasokan beras di Gudang Bulog Sub Divre Tanjungpinang masih aman hingga lima bulan ke depan.

Informasi ini mencuat setelah Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Asisten I Sekretariat Pemprov Kepri Raja Ariza dan Kepala Disperindag Kepri Burhanuddin meninjau gudang Bulog di Tanjungpinang, Sabtu (10/11/2018) pagi.

Kendatipun pasokan masih aman, Nurdin tetap melakukan langkah antisipasi untuk menekan prosedur distribusi beras yang cukup panjang dan memakan waktu.

"Selama ini beras dibawa dari luar negeri ke Jawa baru dikirim ke sini. Itu memakan waktu dan mempengaruhi harga," komentar Nurdin.

Baca: Diduga Pergi ke Batam, Fitriani Ndruru Dilaporkan Hilang dari Kuansing Riau Sejak Senin (5/11)

Baca: Diintai Sejak Agustus, Ini 5 Fakta Dibalik OTT Kepala Syahbandar & Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu

Baca: Terpergok Suaminya Bersama Pria Lain di Kamar Mandi, Warga Batuaji Ini Membuat Pengakuan Mengejutkan

Baca: LOKER BATAM HARI INI - Happy Weekend, Yuk Simak 4 Info Lowongan Kerja Hari Ini

Dia berencana akan berbicara langsung dengan Menteri Pedagangan RI mengenai permasalahan ini. Nurdin ingin meminta agar jalur distribusi beras dipangkas agar lebih cepat sampai di Kepri.

Dia menjelaskan, kalau selama ini beras dibawa dari Singapura atau Thailand ke Jawa terlebih dahulu maka sekarang dimasukkan ke Kepri. Ada banyak kapal di Kepri yang siap mengangkut beras baik dari kedua negara itu.

"Saya akan minta supaya izin angkut itu diambil oleh kita. Ada banyak toke kapal di Kepri. Tapi ini harus saya bicarakan dengan Pak Menteri sambil minum kopi, tidak bisa secara formal," ujar Nurdin.

Selain langkah ini, Nurdin juga mengingatkan kepala Bulog Sub Divre Tanjungpinang untuk selalu memantau distribusi beras ke lima kabupaten dan kota di bawahnya: Tanjungpinang, Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas.

Gudang-gudang di kabupaten kepulauan sangat disarankan Nurdin. Dia juga mengingatkan Bulog untuk tetap memantau kestabilan harga beras yang dijual kepada masyarakat.

"Saya minta Kepala Bulog mencatat anak buah yang bekerja baik. Nanti mereka diberi penghargaan oleh Pak Sekda," kata Nurdin.

Tidak hanya itu saja, Nurdin yang sempat melihat langsung kerja keras para buruh yang mengangkut beras berton-ton dari mobil ke dalam gudang. Dia prihatin akan nasib mereka yang bekerja begitu keras namun menerima upah tidak sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan.

Karena itu dia bertekad akan mendatangkan crane mobil dan popklip yang bisa membantu kerja para buruh. Dengan bantuan alat-alat ini, kerja para buruh semakin ringan dan tidak memerlukan banyak waktu. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved