ORANG HILANG

Diduga Pergi ke Batam, Fitriani Ndruru Dilaporkan Hilang dari Kuansing Riau Sejak Senin (5/11)

Seorang anak perempuan bernama Fitriani Ndruru, 13 tahun dilaporkan hilang sejak Senin (5/11/2018) hingga Sabtu (10/11/2018) ini belum juga ditemukan.

Diduga Pergi ke Batam, Fitriani Ndruru Dilaporkan Hilang dari Kuansing Riau Sejak Senin (5/11)
ISTIMEWA
Foto Fitriani Ndruru yang sudah menghilang dari Kuansing, Riau sejak Senin (5/11/2018) dan diduga ada di Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Seorang anak perempuan bernama Fitriani Ndruru, 13 tahun dilaporkan hilang sejak Senin (5/11/2018) hingga Sabtu (10/11/2018) ini belum juga ditemukan.

Menurut pelacakan di Kepolisian, Fitriani berada di Batam.

Amirlius Ndruru alias Amir alias Ama Fitri ayah kandung Fitri kepada Tribun Batam Sabtu pagi menceritakan, anak pertamanya yang lahir di Padang 13 Maret 2005 itu pergi begitu saja dari rumah mereka di Beringin, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau tanpa kabar.

“Terakhir pergi Senin sekitar pukul 17.00 WIB. Anak saya, terakhir dia mengenakan jaket berwarna merah. Sampai saat ini, belum ada kabar sama sekali,” katanya.

Baca: Diintai Sejak Agustus, Ini 5 Fakta Dibalik OTT Kepala Syahbandar & Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu

Baca: Terpergok Suaminya Bersama Pria Lain di Kamar Mandi, Warga Batuaji Ini Membuat Pengakuan Mengejutkan

Baca: Foto Kecelakaan Militer Singapura Bocor ke Media Sosial, Lima prajurit Dilaporkan ke Polisi

Baca: LOKER BATAM HARI INI - Happy Weekend, Yuk Simak 4 Info Lowongan Kerja Hari Ini

Baca: Kisah Pembunuh 42 Wanita dan Minum Air Liur Korban, Ahmad Suradji Perdayai Mangsa Lewat Kedok Dukun

Baca: Di Tengah Kepanikan di Atas Viaduk, Pria Ini Saksikan Putrinya Terseret Gerbong Kereta Api

Atas kejadian yang menimpa anak pertamanya dari enam bersaudara, sudah dilaporkan ke Mapolsek Denai Polres Kuansing.

“Menurut informasi yang kami dapatkan dari kepolisian berdasarkan model pelacakan GPS pada nomor handphone 085271878862 terakhir berada di Belian, Kota Batam, Kepulauan Riau. Cuman kepastiannya belum dipastikan 100 persen,” ucap Amir.

Atas kejadian itu, ibu Fitri dan seluruh keluarga besar di Riau dan di Nias sangat khawatir akan keberadaan Fitri. Mereka khawatir, Fitri masih 13 tahun dan cuma tamat SD tidak bisa mandiri.

“Nak, pulang lah. Kami semua sangat khawatir. Kami dan mama rindu sama kamu. Kalau pulang, kami janji tidak marah. Pulang lah nak..,” kata-kata Amir dalam bahasa Nias kepada Tribun Batam.

Amir menambahkan, sangat heran atas kepergian Fitri. Sebab kata dia, tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah. Sepengetahuan kami, dia tidak pacaran.Tapi memang pegang hape,” terangnya.

Amir berharap, bagi siapa saja yang mengetahui keberadaan Fitri untuk segera menginformasikan kepadanya di nomor ponsel 0853-5621-9214. Selain itu, Amir berharap pihak kepolisian membantu mencari Fitri.

“Kalau bisa saya mohon, agar informasi disebar ke grup WhatsApp atau Facebook. Saya sangat cemas. Mohon bantu ya. Ciri-ciri lainnya, ada dua tahi lalat di alis mata atas dan bawah sebelah kanan,” pintanya. (leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved