BATAM TERKINI

Diintai Sejak Agustus, Ini 5 Fakta Dibalik OTT Kepala Syahbandar & Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu

OTT Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu Totok Sunarto dan Kepala PT GMP masih dalam penyidikan polisi. Simak 5 fakta dibaliknya.

Diintai Sejak Agustus, Ini 5 Fakta Dibalik OTT Kepala Syahbandar & Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Direktur Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur saat memperlihatkan uang barang bukti hasil OTT Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu, Senin (5/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Praktik suap-menyuap di perairan Kepri terbongkar saat Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Sambu Totok Sunarto dan kepala PT Garuda Mahakam Pratama (GMP) Elimansyah Hia.

Namun sampai sejauh ini, belum ada perkembangan dari pihak kepolisian terkait atas penangkapan kedua tersangka tersebut.

Tribunbatam.id pun merangkum dalam beberapa fakta-fakta atas pengungkapan kasus tersebut.

Baca: Terpergok Suaminya Bersama Pria Lain di Kamar Mandi, Warga Batuaji Ini Membuat Pengakuan Mengejutkan

Baca: Kisah Pembunuh 42 Wanita dan Minum Air Liur Korban, Ahmad Suradji Perdayai Mangsa Lewat Kedok Dukun

Baca: Di Tengah Kepanikan di Atas Viaduk, Pria Ini Saksikan Putrinya Terseret Gerbong Kereta Api

Baca: Korban Kebanyakan Anak-anak dan Remaja, Ini Dia Daftar Nama Korban Tragedi Surabaya Membara

Baca: HARI PAHLAWAN - Bisa Dicopas, Ini Dia 25 Ucapan dan Kata Mutiara Peringati Hari Pahlawan 2018

1. Disergap di Jakarta

Penyergapan terhadap Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Sambu, Totok Sunarto dan Kepala PT Garuda Mahakam Pratama (KMP) Elimansyah Hia pada 2 November lalu pada pukul 19.30 WIB di Restoran Food Market Gandaria City Mall Jakarta Selatan.

Dan kasus ini secara resmi diekspose Polda Kepri, Senin (5/11/2018) kemarin yang dipimpin langsung Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur, yang turut didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga.

2. Sudah diintai sejak awal Agustus

Polisi sudah mengintai sejak awal Agustus 2018 lalu, sudah tiga kali PT KMP melakukan penyetoran untuk biaya labuh jangkar kepada pihak Syahbandar Pulau Sambu. Uang setoran tersebut dalam mata uang dolar Amerika.

3. PT GMP berikan uang pelicin

Saat diamankan kemarin, jumlah uang yang diamankan sekitar 9.200 dolar amerika atau lebih dari Rp 137 juta yang diduga sebagai uang pelicin.

4. Polisi geledah kantor Syahbandar

Polisi juga sudah melakukan penggeledahan dan pemeriksaan di kantor syahbandar maupun kantor PT GMP yang ada di Batam.

Dari sana polisi mengamankan beberapa berkas dan komputer yang dijadikan barang bukti saat ekspose perkara di Polda Kepri.

5. Polisi masih dalami kasus

Hingga kini masih belum terkuak, ke mana saja aliran dana ini bergulir. Dalam statatmennya, Kombes Pol Rustam Mansur mengatakan, kasus ini sedang didalami "Yang jelas dia ini sudah tiga kali melakukan pembayaran. Semenjak kepala Syahbandar menjabat pada Agustus lalu," tegasnya. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved