Musim Hujan Tiba, Kepala Dinas Kesehatan Batam Ingatkan Bahaya Penyakit Ini

Saat memasuki musim hujan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengingatkan warga Batam bahaya penyakit ini.

Musim Hujan Tiba, Kepala Dinas Kesehatan Batam Ingatkan Bahaya Penyakit Ini
youtube
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dokter Didi Kusmarjadi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Memasuki musim hujan yang beberapa minggu belakangan ini menerpa wilayah Batam, warga Batam diimbau untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

Pasalnya, pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah sangat cepat berkembang biak.

"Pada musim hujan biasanya serangan demam berdarah akan mudah datang sehingga dibutuhkan langkah untuk pencegahannya," ujarnya.

"Nah maka dari itu kami himbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Sabtu (10/11/2018).

Baca: Di Tengah Kepanikan di Atas Viaduk, Pria Ini Saksikan Putrinya Terseret Gerbong Kereta Api

Baca: Rayakan Hari Pahlawan, Malam Ini Andra and The Backbone dan Addie MS Manggung di Bundaran BP Batam

Baca: Korban Kebanyakan Anak-anak dan Remaja, Ini Dia Daftar Nama Korban Tragedi Surabaya Membara

Baca: Dua Rumah Terbakar di Marina Park Lubuk Baja, Polisi Sebut Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Ilustrasi
Ilustrasi (TRIBUNBATAM/TRI INDARYANI)

Didi juga memberitahu, penyakit demam berdarah merupakan penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue.

Di mana di saat musim hujan, perkembangbiakan nyamuk akan meningkat, baik perkembangan nyamuk demam berdarah maupun malaria.

Kedua penyakit tersebut bukanlah penyakit yang hanya bisa menimbulkan demam bagi si penderita.

Namun, kedua penyakit itu juga bisa menyebabkan kematian jika tidak dilakukan penanganan yang baik.

"Penyakit ini merupakan penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian. Makanya selain menjaga kebersihan lingkungan, kita harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi asupan yang bergizi,"ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk mencegah penyakit tersebut, dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan sekitar, atau yang biasa disebut dengan cara 3 M Plus yakni, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air hujan, plus menggunakan pembasmi nyamuk di rumah.

Sebab untuk menekan jumlah penderita DBD tidak ada cara lain selain dengan menerapkan 3M plus tersebut di dalam kehidupan masyarakat setiap harinya.

"Karena langkah 3M plus yang tepat untuk mengatasi jentik-jentik nyamuk berkembang biak disekitaran rumah masyrakat," tuturnya.

Masih Didi, begitu juga dengan penerapan Jumantik di rumah bisa diterapkan kepada anak-anak atau remaja yang punya peran aktif.

Dengan cara tersebut juga bisa mengawasi langsung tempat-tempat sarang nyamuk disekeliling rumah yang terlihat ada genangan air tempat nyamuk berkembang biak, sehingga sarang nyamuk bisa diberantas langsung secara rutin.

"Saya berharap masyrakat juga bisa membantu Pemerintah, dengan berperan aktif mencegah kasus DBD yang kian menimbulkan korban jiwa jika terjangkit penyakit Demam Berdarah,khususnya di tengah-tengah masyarakat yang sangat rawan didaerah padat penduduk,"jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved