BATAM TERKINI

70 Pakar Gambut Dari 8 Negara Berkumpul di Batam. Ada Apa?

Pengelolaan lahan gambut di Indonesia sudah mendapat pengakuan dari negara-negara di dunia sebagai suatu pencapaian besar.

70 Pakar Gambut Dari 8 Negara Berkumpul di Batam. Ada Apa?
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Suasana diskusi yang diikuti 70 pakar gambut di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Indonesia merupakan negara dengan lahan gambut tropis terbesar di dunia. Oleh sebab itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya bersama mitra-mitranya membentuk Badan Restorasi Gambut Rl (BRG).

Kepala BRG, Nazir Foead mengatakan, BRG mengadakan kegiatan Peatland Roundtable Discussion lanjutan program ITPC (International Tropical Peatland Center) dalam 2nd Tropical.

Dan ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan di Kota Batam bersama Balai Litbang lnovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (BLl-KLHK).

"Para pakar diajak berkumpul untuk membahas apa saja kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama untuk mendukung agenda restorasi gambut tropis Indonesia ataupun ataupun negara lain," ujar Nazir di Hotel Aston Kota Batam, Senin (12/11/2018).

Baca: BERITA PERSIB - Persib Bandung di Urutan 3 Klasemen Liga 1 2018, Mario Gomez Curhat Rindukan Ini

Baca: Mirip TikTok, Facebook Resmi Luncurkan Aplikasi Video Lasso. Begini Cara Mendapatkannya!

Baca: Kasus Bayi 11 Bulan Tewas Diperkosa, Warga Malaysia Marah, Desak Hukuman Mati Tetap Diberlakukan

Baca: Begini Kronologi Bayi 11 Bulan yang Tewas Dianiaya dan Dan Dicabuli Suami Pengasuh di Malaysia

Ia melanjutkan Indonesia mempunyai hampir 15 juta hektare gambut. Dan keadaannya kurang lebih 1/2 utuh ada juga yang terbuka sudah dikelola dan ada juga yang tak dikelola dengan baik.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari yang bertujuan menyepakati langkah-langkah teknis selanjutnya yang diperlukan dalam kajian serta pengelolaan ekosistem gambut tropis berkelanjutan.

Diakuinya Indonesia menyambut baik inisiatif kerjasama internasional dalam pembelajaran ekosistem gambut tropis.

Sementara itu, Kepala BLl-KLHK, Agus lustianto, mengatakan pembentukan ITPC sangat dibutuhkan untuk mendukung masifnya kegiatan dengan pengetahuan terkini dan inovasi baru yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan.

Pengelolaan lahan gambut di Indonesia sudah mendapat pengakuan dari negara-negara di dunia sebagai suatu pencapaian besar.

"Indonesia juga sangat senang dapat menjadi pusat pengetahuan dalam pengelolaan hutan dan lahan gambut yang berhasil baik," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved